Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Gogonk Kuliner Berbagi Resep Lawar Kambing dengan Chef Candra NET TV
Selasa, 1 September 2015,
05:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pengasuh rubrik Gogonk Kuliner Adventure di Beritabali.com, Ketut Pramana, belum lama ini berbagi pengetahuan tentang Lawar Bali dengan Chef Candra Yudasswara dari NET TV Jakarta. Berikut laporannya.
Chef Candra Yudasswara datang ke tempat saya yakni di Warung Tresni, Renon, Denpasar, pada 8 Agustus 2015 dalam kaitan untuk syuting acara Chef's Table, sebuah acara rutin di NET TV. Kedatangan Chef Candra adalah kehormatan untuk Warung Tresni Renon dan saya selaku penekun kuliner tradisional Bali.
Chef Candra adalah pribadi yang hangat, terbukti banyak pengunjung di Warung Tresni yang minta photo bersama pun dilayani dengan senang hati.
Kali ini Chef Candra datang ke Warung Tresni untuk melihat proses cara membuat Lawar Bali, karena kebetulan Warung Tresni memiliki menu baru yakni Lawar Kambing yang biasanya dijual pada malam hari pukul 18.00 -24.00 Wita.
Saya kemudian tunjukkan proses pembuatan lawar kambing. Chef Candra agak tertegun karena beliau pikir lawar hanya dari daging ayam.
Saya jelaskan bahwa lawar sekarang, daging dan khusus kulit yang dipergunakan untuk lawar, bisa disubstitusi dengan daging sapi, ayam, kambing, bahkan cumi cumi, tidak melulu dari daging babi atau bebek, yang dulu hanya dipakai untuk kepentingan upacara dan pesta.
Saya dengan senang hati menunjukan dapur utam kami di Warung Tresni. Proses pun saya awali dengan proses pengenalan bahan daging untuk "ketekan" kulit kambing yang telah direbus sampai kematang tertentu serta bahan sayur nangka cincang dan kacang panjang cincang , serta bahan bahan yang lain seperti berambang, bawang putih goreng, serta kelapa parut goreng.
Yang paling menarik adalah kala pembuatan bumbu untuk lawarnya yakni pembuatan basa colok ( basa kela ) bumbu yang berbasis pada bawang putih kencur ( suna cekuh) dan rempah yang kami isi dengan kelakar. Dari proses komposisi bahan sampai ke proses menggoreng bumbu ( basa colok matang ) serta dilanjutkan dengan proses mencampur semua bahan dengan bumbu hingga menjadi lawar.
Saat itu saya hanya menunjukan cara membuat lawar putih ( petak). Ketika saya sampaikan bahwa juga ada lawar merah yang untuk mendapan warna merah kita di Bali mempergunakan darah segar, Chef Candra agak heran karena ia hanya tahu lawar cuma satu warna yakni lawar putih dan hanya berbasi dari daging ayam.
Saya sampai pada proses platting dan proses teasting. Kesan Chef Candra bahwa ia tidak menemukan bau amis kambing. Lawar juga terasa hangat di mulut dan enak. Saya jelaskan bahwa kekuatan bumbu yang berisi rempah seperti ketumbar , merica cabe bun, pala dan jangu bisa meredam bau amis daging kambing.
Chef Candra disamping seorang presenter tv juga pemilik dari fine dinning di Jakarta (Bar Cellar Grill). [bbn/gogonk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026