Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Gagal Ginjal, Ibu Ini Titipkan Anaknya di Tetangga
Minggu, 6 Desember 2015,
19:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Ni Nengah Gunarti (39) tergolek lemah di tempat tidur Sal Dahlia Garing, BRSUD Tabanan. Janda anak dua asal Banjar Piling Tengah, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel divonis dokter menderita gagal ginjal.
Gunarti yang hidup dari bekerja serabutan pasca suaminya meninggal, kini kesulitan biaya berobat. Penghasilannya sebagai tukang cuci dan setrika pakaian tetangganya, hanya mampu menghidupi anak keduanya Made Indra Prasetya Januarta (10) kelas 5 SD 2 Mengesta. Sedangkan akan pertamanya Putu Resta yang duduk di I SMA dititip di sebuah yayasan di Desa Tangeb, Badung.
Sejak ia diopname di RSUD Tabanan, anak keduanya terpaksa dititip di rumah tetangga. Karena tidak ada siapa lagi di rumahnya. Sedangkan kakak kandungnya I Wayan Suadnyana tinggal di Jakarta.
Sedangkan selama opname di rumah sakit, Gunarti ditunggu oleh tetangganya Ni Made Putiasih (53). Menurut penuturan Putiasih, Gunarti masuk rumah sakit sejak Jumat (4/12) dengan keluhan sakit di perut dan sesak. Kerabat dekatnya kemudian membawa langsung kle BRSU Tabanan. setelah diperiksa, diketahui kalau Gunarti mengalami gangguan ginjal selain sesak nafas. “Kata dokter ada gangguan ginjal, kemarin (Sabtu (5/12) sudah cuci darah,” kata Made Putiasih , Minggu (6/12).
Dikatakan pula, sejak lama Gunarti mengalami sesak dan sering berobat ke rumah sakit namun tidak kunjung sembuh. Gunarti memang sempat mengalami sesak sejak lima bulan terakhir. Dia juga secara rutin berobat, namun kondisinya masih sama. Yang membuatnya kawatir, Gunarti tidak bisa tidur akibat batuk yang terus terjadi. “Dari semalam batuk terus, gak bisa tidur,” ucapnya.
Putiasih yang juga tetangga Gunarti kemudian bercerita , kalau Gunarti hidup bersama anak keduanya Made Indra Prasetya Januarta (10) kelas 5 SD 2 Mengesta. Anak pertamanya Putu Resta kini kelas I SMA dititip di sebuah yayasan di Desa Tangeb, Badung. Kakak kandung Guniarti, I Wayan Suadnyana kini tinggal di jakarta. Sementara kedua orang tuanya meninggal sejak lama.
Gunarti sendiri sejak sekitar sembilan tahun lalu berjuang sendiri menghidupi dua anaknya tersebut. Pasalnya suaminya almarhum I Nyoman Warsana meninggal ketika anak keduanya baru berusia setahun. Sejak saat itu Gunarti bekerja serabutan menjadi tukang cuci, tukang seterika pakaian para tetangganya. Sesekali dia juga jadi buruh tukang potong ayam dengan penghasilan sangat terbatas. Karena penghasilan yang sangat terbatas tersebut, anaka pertama terpaksa dititipkan di Yayasan di Tangeb, Badung . “Dia hanya sama anak keduanya di rumah,” imbuhnya.
Kondiis Gunarti memang memperihatinkan. Beruntung dia masuk dalam Rumah tangga sasaran (RT) pemerima manfaat sehingga mendapatkan jamkesmas dan raskin secara rutin. Selain itu dia juga mendapatkan program bedah rumah dari provinsi tahun 2014 lalu. Namun kini dia sakit dan harus menjalani rawat inap di BRSU Tabanan akibat gangguan di ginjal.
Para tetangga kini hanya bisa berharap ada yang bisa membantu agar pengobatan Gunarti bisa berlanjut sampai sembuh. Beruntung dia masuk Jamkesmas, sehingga perawatan ditanggung negara. Namun kekawatiran ketika ada obat yang diperlukan di luar tanggungan Jamkesmas.
Kepala Dusun Piling Tengah I Wayan Putera Sedana mengakui kalau Guanrti masuk keluarga Pra KS. Terkait penyakitnya, awalnya didiagnose getah bening, kemudian gangguan paru. “Terakhir dari cek lab tiga hari lalu ternyata gagal ginjal stadium lima atau stadium akhir. Kondisinya memang memprihatinkan,” katanya. Pihaknya selaku Kepala dusun sudah membantu dan masuk dalam keluarag Pra KS telah mendapatkan bedah rumah dan Raskin. [bbn/nod]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2775 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1966 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026