Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bisnis Esek-Esek di Bali, Wanita Rusia dan Ukraina Ditangkap Imigrasi

Rabu, 23 Desember 2015, 03:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Badung. Empat warga asing akhirnya dideportasi ke negaranya masing-masing karena menjalankan praktik prostitusi online‎ di Bali. 
 
Keempatnya digerebek petugas Imigrasi Kelas 1 Khusus Ngurah Rai Bali ketika sedang mengadakan pesta di sebuah vila di daerah Seminyak, Badung, Bali‎.
 
Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Ngurah Rai, Yosep H. A Rening Widodo menyatakan keempat perempuan asing yaitu tiga orang dari Rusia ‎bernama Anastasia Poludennaya, Gradoboeva, dan Olah Shabaeva, serta satu warga Negara Ukraina bernama Alinea Bondarenko.
 
"Semuanya sudah dideportasi. Mereka sudah kami usir dan blacklist. Mereka sudah masuk daftar hitam," ucap Yosep di Tuban,Badung‎, Selasa (21/12/2015).
 
 
Dari hasil pemeriksaan, kata Yosep, saat melakukan praktek prostitusi online ‎di Bali‎, mereka dikendalikan oleh bosnya di Singapura. Dalam prakteknya, keempatnya memasang tarifnya bervariasi mulai dari Rp 2,5 juta sampai Rp 17 juta untuk sekali servis seks kepada konsumen hidung belang. 
 
Saat ditangkap, sambung Yosep, keempatnya sempat melakukan perlawanan, tetapi berhasil diatasi oleh petugas. 
 
"Saat penggerebekan, petugas mendapatkan barang bukti melalui telepon genggam mereka dimana di dalamnya terdapat percakapan pemesanan dan transaksi, daftar harga dan waktu pelayanan," jelas Yosep.
 
‎Atas perbuatan dan barang bukti yang didapat petugas, keempatnya terbukti melakukan tindak pidana Keimigrasian dengan sangkaan Pasal 122 huruf (a) Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.[bbn/dws] 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/eng



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami