Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Besok, Pasubayan Desa Adat Bali akan Kibarkan Ribuan Bendera Tolak Reklamasi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Desa pakraman yang tergabung di dalam pasubayan desa adat Bali beserta komunitas lainnya yang selama ini menolak reklamasi Teluk Benoa akan mengibarkan bendera serentak di wilayah desa masing-masing besok, Sabtu 28 Mei 2016 akan dimulai pukul 15.00 Wita.Pengibaran bendera-bendera tersebut akan melibatkan setidak-tidaknya 15 Desa Pakraman yang tergabung di dalam Pasubayan.
“Bendera simbol penolakan reklamasi Teluk Benoa oleh Desa Pakraman yang akan dipasang sejumlah kurang lebih 2000 bendera” kata I Wayan Swarsa selaku bendesa Pakraman Kuta yang Juga Koordinator Pasubayan Bendesa.
Desa Pakraman yang akan mengibarkan bendera tolak reklamasi Teluk Benoa diantaranya akan dilakukan di Kuta, Legian, Seminyak, Kepaon, Kesiman, Sidakarya, Sanur, Pedungan, Renon, Sukawati, Keramas, Ketewel, Medahan, Cucukan, Pasedahan.Selain itu juga ada Desa Pakraman lain yang tergabung di Pasubayan akan mengibarkan bendera yang sama di hari yang berbeda.
“Pengibaran bendera tolak reklamasi Teluk Benoa secara serentak untuk menyampaikan pesan Desa Pakraman di Bali kepada pemerintah dan investor bahwa Desa Pakraman di Bali menolak" ujarnya
Sementara itu Koordinator Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa (ForBALI) Wayan Gendo Suardana menambahkan, pengibaran bendera tolak reklamasi Teluk Benoa tidak hanya dilakukan di desa-desa pakraman yang tergabung di Pasubayan Desa Pakraman Bali Tolak Reklamasi akan tetapi pengibaran juga dilakukan di komunitas-komunitas di daerah masing-masing dimana penolakan reklamasi Teluk Benoa disuarakan.
“Pengibaran bendera tolak reklamasi juga akan dilakukan oleh komunitas-komunitas yang selama ini berjuang menolak reklamasi Teluk Benoa” paparnya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun