Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Para Pelaku UMKM di Nusa Dua Dilatih Bahasa Mandarin
Rabu, 8 Juni 2016,
22:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Nusa Dua. Bahasa menjadi modal penting dalam industri pariwisata. Hal ini yang mendasari Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menggelar pelatihan bahasa mandarin untuk para pedagang, tukang pijat bahkan satpam di kawasan ITDC. Tak perlu lagi wisatawan Cina tersesat karena kendala bahasa.
"Banyak wisatawan Cina yang kebingungan mencari tempat seperti toilet, pantai bahkan hotelnya saat mereka berlibur di kawasan ITDC. Kita tak bisa membantu mereka karena kendala bahasa. Saya pun kadang pakai bahasa tarsan ketika ada yang bertanya dengan bahasa mandarin," ujar Direktur Operasional ITDC, A.A. Ngurah Wirawan, Rabu (8/6/2016) usai pembukaan Pelatihan Bahasa Mandarin untuk UMKM di Kawasan ITDC.
Kursus bahasa Mandarin ini akan digelar selama 2 bulan melibatkan puluhan pedagang, tukang pijat bahkan akan ditambah para satpam kawasan. "Saya ingin para satpam dan karyawan juga dimasukan dalam program ini. Sebab mereka juga orang paling sering yang akan ditanya oleh wisatawan ketika tersesat. Wisatawan biasanya akan bertanya ke petugas berseragam ketika merek tersesat. Itu sebabnya karyawan dan satpam juga sebaiknya bisa berbahasa Mandarin praktis," ujarnya.
Disebutkan, wisatawan Cina saat ini menjadi market terbesar di ITDC mengeser Eropa dan Australia dan Jepang. Jumlah wisatawan asal negeri tirai bambu ini mencapai 40 persen. "Market Cina kini mendominasi dan jumlahnya terus meningkat. Namun market ini paling bermasalah dengan bahasa karena mereka jarang bisa bahasa inggris. Jadi wajar kalau kita mulai memberikan wisatawan Cina sesuatu yang lebih," jelasnya.
Sebagai pejabat ITDC, Wirawan juga tak mau kalah dengan para pedagang di kawasan. Ia pun tak malu ikut kursu bahasa mandarin. Bahkan ia diminta oleh pengajar untuk melafalkan alfabet mandari. "Belajar bahasa asing sangat menyenangkan. Saya juga ingin bisa bahasa mandarin walaupun untuk kalimat-kalimat dasar untuk percakapan saja. Wisatawan bangsa mana pun di dunia akan sangat senang dan merasa dihargai jika ada warga lokal yg bisa berbahasa ibu mereka walaupun sedikit-sedikit. Ini pasti akan menaikkan citra kawasan di mata wisatawan Tiongkok," imbuhnya.
Para UMKM ini akan dilatih oleh dua orang pembina yang semuanya disuport oleh pihak ITDC. Jika mereka sudah bisa berkomunikasi dalam bahasa mandarin, mereka (pedagang) bisa lebih mudah berkomunikasi dan menawarkan dagangan. "Ini juga akan menjadi nilai tambah untuk para pedagang dan membantu kita juga. Kita pun menggunakan kegiatan seperti ini untuk mendekatkan kita dengan masyarakat sekitar kawasan," sebutnya.
Pelatihan bahasa Mandarin ini mendapat respon dari pedagang dan tukang pijat dikawasan. Tercatat 51 orang yang sudah terdaftar dari sejumlah kelompok UMKM di ITDC. Paguyuban Yasa Segara Pantai Bengiat (11 Orang), Paguyuban Paninsula Pantai Nusa Dua (10 Orang), Paguyuban Sekar Sari Pantai Nusa Dua (15 Orang), Paguyuban Sekar Jepun Pantai Samuh ( 5 Orang), Paguyuban Sekar Sandat Pantai Samuh ( 15 Orang). "Kami sangat senang bisa ikut prlatihan ini," ujar Ketua Paguyuban Yasa Segara Pantai Bengiat, Nyoman Sadnya.[bbn/dws/psk]
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026