Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Peminat Naik, Sekolah Pariwisata Seleksi Bersama
Kamis, 16 Juni 2016,
08:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Peminat Sekolah Tinggi dan Akademi Pariwisata binaan Kementerian Pariwisata terus meningkat. Jumlah pendaftarnya naik 20 persen, menjadi 9.800 calon mahasiswa. Pada 2015 lalu terdapat 8.200 calon mahasiswa. Yang diterima hanya 4.631 mahasiswa saja.
"Itu menunjukkan bahwa pamor dan reputasi sekolah-sekolah yang melahirkan professional di bidang pariwisata makin dibutuhkan," kata Arief Yahya, Menteri Pariwisata, di Jakarta, dalam keterangan tertulisnya kemarin.
Kemenpar membina empat kampus, di antaranya STP Bandung yang bakal menerima 3.061 mahasiswa, STP Nusa Dua Bali 720 mahasiswa, Politeknik Pariwisata Negeri Makassar 450 mahasiswa, dan Akademi Pariwisata Medan 400 mahasiswa. Masih ada dua lagi yang baru tahun ini menerima mahasiswa, yakni Politeknik Pariwisata Negeri Palembang akan menerima 208 mahasiswa, dan Politeknik Pariwisata Negeri Lombok dengan 120 mahasiswa.
"Sektor pariwisata memang sedang menjadi trending topic saat ini. Lulusan STP Bandung misalnya, 40% bekerja di luar negeri. Akpar Medan 30% juga direkrut perusahaan asing. Rata-rata dari empat kampus itu 30 persen bekerja di luar negeri. Sisanya, terserap habis di sector Pariwisata, bahkan selalu kekurangan, sehingga mahasiswa yang belum lulus pun sudah menjadi rebutan perusahaan," kata Arief Yahya.
Apa artinya? Pertama, mutu pendidikan di sekolah kepariwisataan negeri itu semakin diakui di dunia kerja. Kedua, sektor pariwisata sendiri semakin hidup, bergairah, dan membutuhkan banyak tenaga terdidik.
"Karena itu, system pendidikan dari model rekrutmen atau penerimaan mahasiswa barunya harus betul-betul dijaga agar out put sarjananya tetap memegang teguh standar kualitas yang ditentukan," ungkap Arief Yahya.
Sementara itu, Deputi Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia, Prof Ahman Sya menjelaskan, mulai tahun ini empat sekolah milik Kemenpar itu diseleksi secara bersama-sama. Namanya, Seleksi Bersama Masuk Sekolah Tinggi, Akademi, dan Politeknik Pariwisata (SBM-STAPP), yang digelar serentak di empat Perguruan Tinggi Pariwisata Negeri. Edisi perdana, empat kampus itu diseleksi bersama ini.
"Tes SBMSTAPP dilaksanakan serentak di empat Perguruan Tinggi Pariwisata Negeri yang berada di bawah Kementerian Pariwisata. Ada Akpar Medan, STP Bandung, STP Nusa Dua Bali dan Poltek Pariwisata Negeri Makassar. Jadi hasilnya pasti lebih fair, lebih standar," terang Deputi Kelembagaan Kemenpar Ahman Sya, Selasa (14/6).
Dari paparannya, seluruh peserta seleksi harus melewati beragam tes. Dari mulai tes Bahasa Inggris, psikotes, wawancara, hingga tes kesehatan, semua harus dilalui tanpa terkecuali. "Yang lulus, akan didistribusikan ke delapan program studi sesuai dengan bakat dan minatnya," ujarnya.
Ke delapan program studi itu adalah Manajemen Divisi Kamar, Manajemen tata Hidangan, Manajemen Tata Boga, Administrasi Perhotelan, Manajemen Bisnis Jasa Perjalanan Wisata, Manajemen Bisnis Perjalanan, Manajemen Konvensi dan Perhelatan dan Manajemen Kepariwisataan.
Selain menerima mahasiswa baru melalui SBMSTAPP, Kemenpar juga membuka jalur Seleksi Masuk Mandiri (SMM). Pendaftaran via SMM masih terbuka hingga 18 Juli 2016. "Seperti halnya dengan seleksi bersama, seleksi mandiri ini diperuntukkan bagi siswa SMA, MA, SMK, atau yang setara untuk mengikuti pendidikan tinggi pariwisata," katanya.
Dalam seleksi mandiri ini disiapkan program bebas tes masuk bagi siswa berprestasi dan bantuan biaya pendidikan bagi calon mahasiswa berprestasi namun tidak mampu dari sisi ekonomi. "Kami akan menyiapkan SDM pariwisata yang siap berkompetisi di level ASEAN, terutama di tengah tantangan global MEA," ujarnya. [bbn/inilah/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026