Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Aneh, Kasus Dugaan Korupsi Organda-Dishub Bali Tiba-tiba Dihentikan
Jadi Perbincangan Hangat Antar Jaksa
Selasa, 21 Juni 2016,
21:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kasus Organda dan Dishub Bali ternyata menjadi perbincangan hangat antar jaksa baik dilingkup Kejati Bali maupun Kejari Denpasar.
Pasalnya, dugaan adanya pungutan liar (pungli) dan penyalahgunaan wewenang sudah terpampang sangat jelas. Bahkan, beberapa pihak memberikan data berikut-bukti ketidakberesan pengeluaran izin dan rekomendasi angkutan sewa, namun sangat janggal dan sungguh ironis tiba-tiba saat kasus yang menjadi perhatian publik ini distop.
Bahkan, awalnya beberapa jaksa Penyidik Kejati Bali sempat memeriksa beberapa orang penting yang diduga terlibat. Di antaranya Kepala Dishub Bali, Ketua Organda Bali, Kepala Dishubkominfo Badung, dan Ketua Organda Badung.
"Ini agak lucu, data sudah banyak dikumpulkan dan kasus tiba-tiba berhenti," kata salah satu jaksa yang enggan namanya diekspose.
Apalagi, umumnya dalam penanganan kasus. Bila sudah memasuki tahap penyelidikan dan naik ke penyidikan. Tentu, bukti kuat sudah mengarah adanya tersangka.
Apalagi, tim penyidik Kejati sebelumnya sempat berkoar dan sesumbar akan mengumumkan seorang tersangka tapi nyatanya hanya pepesan kosong semata.
"Ini sudah menjadi perbincangan antar sesama jaksa. Tapi, tidak tahu mengapa kok bisa dihentikan kasus Organda dan Dishub Bali ini," ungkapnya.
Di bagian lain, Jaksa Penyidik Kejati Bali, Wayan Suardi, ngotot mengaku tidak ditemukan adanya kerugian negara dalam kasus ini sehingga kasusnya dihentikan. Ketika ditanya soal data-data yang terungkap ke publik berikut indikasi adanya penyalahgunaan wewenang. Ini tentu, menjadi indikasi kuat adanya penyelewengan atau dugaan korupsi.
"Paling prinsip tidak ditemukan adanya kerugian negara sebagai unsur terjadinya tindak pidana korupsi. Dishub juga bekerja sesuai dengan aturan," kelitnya singkat.[bbn/dws/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026