Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Usai Kunjungan Raja Salman, Pastika Optimis Pariwisata Bali Digandrungi
Rabu, 15 Maret 2017,
09:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Dalam menghadapi persaingan global begitu keras saat ini, masyarakat Bali harus lebih kreatif dalam memasarkan hasil-hasil kerajinan budaya Bali. Hal ini disampaikan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, saat mengawali istirahat makan siang bersama dengan awak media di Press Room Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, Selasa (14/3).
Didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol, Dewa Gede Mahendra Putra dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, IB Ngurah Arda, Pastika berbagi pemikiran bagaimana masyarakat harus lebih cerdik dalam menghadapi pasar global ini.
[pilihan-redaksi]
"Ingke ini paling harganya tiga ribu, kalau diceritakan bagaimana pembuatannya, akan menjadi mahal harganya. Bahasa itu membuat barang semakin mahal. Kopi hitam harganya lima ribu, kalau black coffee harganya bisa lebih mahal," ujar Pastika.
Menanggapi pertanyaan wartawan mengenai dampak kunjungan Raja Salman, Pastika menjelaskan kedatangan Raja Salman membawa keuntungan Bali dan Indonesia.
“Image kita semakin bagus sebagai daerah destinasi wisata. Kedepan diharapkan turis dari Timur Tengah yang datang lebih banyak lagi,” kata Pastika.
Menurutnya, kedatangan ini menjadi strategi pemasaran pariwisata yang paling baik, dengan membuat wisatawan yang datang nyaman, aman pasti nantinya akan datang lagi. Terlebih dengan diperpanjangnya masa liburan Raja Salman, itu membuat citra Bali semakin baik.
Pada kesempatan tersebut, Pastika juga menyampaikan Bali akan menjadi tuan rumah pelaksanaan pertemuan tahunan IMF dan World Bank pada Oktober 2018. Ini menjadi event paling besar, sebanyak 189 negara yang akan hadir dan sebanyak 1.500 staf IMF dan World Bank akan berkantor di Nusa Dua.
“Kesempatan kita untuk membereskan semua fasilitas dalam setahun ini. Anggaran ada dari panitia pusat,” katanya.
Sementara, IMF-World Bank Annual Meetings (AM) adalah pertemuan tahunan yang diselenggarakan oleh Dewan Gubernur World Bank dan IMF, untuk mendiskusikan perkembangan ekonomi dan keuangan global serta isu-isu terkini. Kesempatan menjadi tuan rumah ini merupakan momentum pertama kali diadakan di Indonesia dan sangat baik bagi pariwisata Bali. [rls/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026