Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kenaikan Harga Jelang Galungan, Dewan Bali Minta Masyarakat Tak Belanja Berlebihan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Jelang Hari Raya Galungan, anggota DPRD Bali Nyoman Budi Utama mengharapkan masyarakat tidak berlebihan dalam berbelanja kebutuhan sehari-hari dan keperluan ritual.
Menurut anggota Komisi II yang membidangi perekonomian tersebut, dari pemantauan di lapangan memang ada kenaikan harga, terutama keperluan untuk kelengkapan upacara tersebut, seperti harga buah-buahan, janur, kelapa, bunga dan lainnya.
[pilihan-redaksi]
"Saya berharap warga masyarakat Pulau Dewata, terutama yang akan merayakan hari suci keagamaan Galungan dan Kuninganuntuk berbelanja kebutuhan pokok sehari-hari dan untuk ritual secukupnya saja. Langkah itu guna menjaga stabilitas semua harga tersebut," kata Budi Utama di Denpasar, Kamis (30/1).
Memang harga kebutuhan pokok tersebut tidak bisa dihindari terjadi kenaikan harga yang dilakukan oleh para pedagang, karena di satu sisi para pedagang kesempatan untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak.
"Di sisi lain, semakin banyak membutuhkan barang, maka persediaan kebutuhan tersebut tentu akan berkurang stoknya, akibatnya para pedagang akan `bermain` untuk menaikkan harga barang itu," kata politikus asal Kabupaten Bangli itu.
Ia mengatakan jika masyarakat menyadari setiap perayaan besar keagamaan dengan berbelanja sesuai kebutuhan, maka barang-barang kebutuhan pokok harganya naik tapi tidak terlalu signifikan.
Langkah tersebut sebenarnya bisa di antisipasi oleh pemerintah, dengan menyelenggarakan pasar murah. Ini juga dampak positifnya sangat besar, karena warga akan dapat membeli kebutuhannya dengan harga normal.
"Selain itu juga pedagang akan berpikir panjang untuk melakukan kenaikan harga," ujarnya.
Namun demikian, kata dia, antara pemerintah dan swasta serta masyarakat harus mampu saling bersinergi sehingga bisa menjual dengan harga normal. Atau kalau naik harga barang-barang yang dijual tidak terlalu tinggi.
"Semua langkah yang saya minta kepada pemerintah bertujuan agar harga barang tetap stabil dan persediaan mencukupi kebutuhan warga masyarakat Bali," katanya. [rls/wrt]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan