Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
DPRD Denpasar : Warga Agar Ikut Aktif Laporkan Fasum Yang Rusak
Pelajar SMP Tewas Kesetrum Kran PDAM
Jumat, 14 April 2017,
14:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Taman Kota Denpasar yang terletak di Lapangan Puputan depan Kodim digemparkan dengan tewasnya seorang remaja bernama Rendi Rizaldi (13), pelajar SMPN 2 Kelas 1, Denpasar. Korban tewas kesetrum setelah minum air bersih di kran PDAM di lapangan tersebut.
Terkait hal ini, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Made Muliawan Arya atau akrab dipanggil De Gadjah menyatakan, kasus ini murni kecelakaan dan juga ada unsur kelalaian.
[pilihan-redaksi]
"Ini murni kecelakaan, tapi juga ada unsur kelalaian. Jika saja fasilitas umum yang rusak segera diperbaiki, tentu peristiwa ini tidak akan terjadi,"ujarnya saat meninjau lokasi kejadian, Jumat (14/4).
De Gadjah mengatakan, kasus ini tidak boleh terulang lagi kedepannya. Oleh karena itu, instansi terkait harus rajin memeriksa fasilitas umum yang rusak.
"Harus dilakukan pemeriksaan rutin terhadap fasilitas umum yang rusak di Kota Denpasar oleh instansi terkait, agar hal seperti ini tidak terulang lagi. Selain itu, warga Kota Denpasar juga harus ikut aktif melaporkan jika melihat ada fasilitas umum yang rusak agar segera bisa diperbaiki," ujarnya.
Peristiwa ini terjadi Kamis (13/4) sekitar pukul 16.45 wita, ketika Rendi yang beralamat di Jalan Letda Jaya nomor 4D Denpasar, bersama temannya, Bagus Suryadi (14), pelajar, berolahraga di lapangan Puputan Badung Denpasar.
Merasa haus, korban meminum air bersih dari kran PDAM (air siap minum) yang berada di lapangan Puputan depan Kodim. Tak disangka, saat memegang kran air, pelajar SMPN 2 kelas 1 Denpasar itu langsung kesetrum dan terjatuh.
[pilihan-redaksi2]
Melihat itu, warga yang sedang berolahraga berteriak histeris. Warga kemudian membantu mengevakuasi korban yang tersangkut di kran.
"Baju korban tersangkut di besi dan kemudian dipotong oleh warga," jelas Kapolsek Denpasar Barat Kompol Wisnu Wardana didampingi Kanitreskrim Iptu Aan Saputra, Kamis (13/4).
Aparat kepolisian Polsek Denbar tengah menyelidiki untuk mencari siapa yang bertanggung jawab atas kejadian itu. Saat ini kepolisian telah meminta bantuan petugas PLN untuk memutus kabel listrik di dalam kran, agar kejadian tidak terulang kembali.
"Kami akan memanggil siapa yang bertanggungjawab dalam kejadian ini," tegasnya. [bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5936 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026