Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pakar Green Building : Pembangunan di Bali Tidak Terkontrol

Senin, 8 Mei 2017, 07:05 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/file

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Beritabali.com, Jimbaran. Pakar Green Building atau bangunan yang ramah lingkungan, Deddy Kurniawan Halim menyatakan, pembangunan di Bali saat ini begitu pesat namun tidak terkontrol. Pembangunan yang tidak terkontrol ini terbesar ada di sektor pariwisata.
 
"Ada ancaman serius saat ini di Bali, globalisasi membuat pembangunan terjadi begitu hebat dan tidak terkontrol. Ancaman serius dalam hal pembangunan yang tidak terkontrol ini terutama di sektor pariwisata, seperti pembangunan hotel,"ujarnya, di sela-sela peresmian pengurus Green Building Council Indonesia (GBCI) Perwakilan Bali, di Jimbaran Hub, Jimbaran, Badung, Bali, Minggu (7/5/2017).
 
Menurut Halim, pembangunan di sektor pariwisata di Bali kini banyak yang sudah tidak memperhatikan kaidah-kaidah green building atau sebuah bangunan yang ramah lingkungan. 
 
"Ini harus mendapat perhatian serius semua pihak terutama pemerintah selaku pembuat kebijakan,"ujarnya tanpa merinci jumlah ataupun lokasi pembangunan di sektor pariwisata yang tidak terkontrol dan tidak memenuhi kaidah green building tersebut.  
 
Ketua Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI Bali) Dr. Ir. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati yang dikonfirmasi terpisah membenarkan hal tersebut.
 
"Hal itu (pembangunan tidak terkontrol) memang terjadi saat ini. Pariwisata Bali sudah melenceng dari konsep green (ramah lingkungan). Mudah-mudahan dengan adanya Green Building Council Indonesia di Bali, pembangunan di Bali khususnya di sektor pariwisata akan lebih terukur. Saat ini kita akui memang sudah keluar dari konsep lingkungan dan budaya,"ujarnya.
 
Pria yang akrab dipanggil COk Ace ini menyatakan, akan melakukan sosialisasi terkait green building ini di  seluruh kabupaten dan kota di Bali untuk mewujudkan pembangunan yang lebih ramah lingkungan. Dengan adanya sosialisasi, diharapkan proses pembangunan khususnya di bidang pariwisata akan lebih terkontrol.
 
"Kami akan mencoba membuat pilot project (green building) di masing-masing kabupaten, nanti yang lainnya akan meniru. Ini tentu sangat perlu dukungan pemerintah, sehingga nantinya kita harapkan akan terwujud pariwisata yang berkualitas, tidak lagi hanya membangun kamar sebanyak banyaknya, tapi kita akan lebih tekankan kualitasnya. Suka tidak suka, konsep bangunan yang hijau atau ramah lingkungan akan menjadi tren kedepannya dan juga akan menjadi nilai tambah dalam promosi pariwisata,"ujar Cok Ace.[bbn/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami