Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 27 April 2026
Pakar Green Building : Pembangunan di Bali Tidak Terkontrol
Senin, 8 Mei 2017,
07:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Jimbaran. Pakar Green Building atau bangunan yang ramah lingkungan, Deddy Kurniawan Halim menyatakan, pembangunan di Bali saat ini begitu pesat namun tidak terkontrol. Pembangunan yang tidak terkontrol ini terbesar ada di sektor pariwisata.
"Ada ancaman serius saat ini di Bali, globalisasi membuat pembangunan terjadi begitu hebat dan tidak terkontrol. Ancaman serius dalam hal pembangunan yang tidak terkontrol ini terutama di sektor pariwisata, seperti pembangunan hotel,"ujarnya, di sela-sela peresmian pengurus Green Building Council Indonesia (GBCI) Perwakilan Bali, di Jimbaran Hub, Jimbaran, Badung, Bali, Minggu (7/5/2017).
Menurut Halim, pembangunan di sektor pariwisata di Bali kini banyak yang sudah tidak memperhatikan kaidah-kaidah green building atau sebuah bangunan yang ramah lingkungan.
"Ini harus mendapat perhatian serius semua pihak terutama pemerintah selaku pembuat kebijakan,"ujarnya tanpa merinci jumlah ataupun lokasi pembangunan di sektor pariwisata yang tidak terkontrol dan tidak memenuhi kaidah green building tersebut.
Ketua Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI Bali) Dr. Ir. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati yang dikonfirmasi terpisah membenarkan hal tersebut.
"Hal itu (pembangunan tidak terkontrol) memang terjadi saat ini. Pariwisata Bali sudah melenceng dari konsep green (ramah lingkungan). Mudah-mudahan dengan adanya Green Building Council Indonesia di Bali, pembangunan di Bali khususnya di sektor pariwisata akan lebih terukur. Saat ini kita akui memang sudah keluar dari konsep lingkungan dan budaya,"ujarnya.
Pria yang akrab dipanggil COk Ace ini menyatakan, akan melakukan sosialisasi terkait green building ini di seluruh kabupaten dan kota di Bali untuk mewujudkan pembangunan yang lebih ramah lingkungan. Dengan adanya sosialisasi, diharapkan proses pembangunan khususnya di bidang pariwisata akan lebih terkontrol.
"Kami akan mencoba membuat pilot project (green building) di masing-masing kabupaten, nanti yang lainnya akan meniru. Ini tentu sangat perlu dukungan pemerintah, sehingga nantinya kita harapkan akan terwujud pariwisata yang berkualitas, tidak lagi hanya membangun kamar sebanyak banyaknya, tapi kita akan lebih tekankan kualitasnya. Suka tidak suka, konsep bangunan yang hijau atau ramah lingkungan akan menjadi tren kedepannya dan juga akan menjadi nilai tambah dalam promosi pariwisata,"ujar Cok Ace.[bbn/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3751 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1688 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026