Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Pakar Green Building : Pembangunan di Bali Tidak Terkontrol
Senin, 8 Mei 2017,
07:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Jimbaran. Pakar Green Building atau bangunan yang ramah lingkungan, Deddy Kurniawan Halim menyatakan, pembangunan di Bali saat ini begitu pesat namun tidak terkontrol. Pembangunan yang tidak terkontrol ini terbesar ada di sektor pariwisata.
"Ada ancaman serius saat ini di Bali, globalisasi membuat pembangunan terjadi begitu hebat dan tidak terkontrol. Ancaman serius dalam hal pembangunan yang tidak terkontrol ini terutama di sektor pariwisata, seperti pembangunan hotel,"ujarnya, di sela-sela peresmian pengurus Green Building Council Indonesia (GBCI) Perwakilan Bali, di Jimbaran Hub, Jimbaran, Badung, Bali, Minggu (7/5/2017).
Menurut Halim, pembangunan di sektor pariwisata di Bali kini banyak yang sudah tidak memperhatikan kaidah-kaidah green building atau sebuah bangunan yang ramah lingkungan.
"Ini harus mendapat perhatian serius semua pihak terutama pemerintah selaku pembuat kebijakan,"ujarnya tanpa merinci jumlah ataupun lokasi pembangunan di sektor pariwisata yang tidak terkontrol dan tidak memenuhi kaidah green building tersebut.
Ketua Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI Bali) Dr. Ir. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati yang dikonfirmasi terpisah membenarkan hal tersebut.
"Hal itu (pembangunan tidak terkontrol) memang terjadi saat ini. Pariwisata Bali sudah melenceng dari konsep green (ramah lingkungan). Mudah-mudahan dengan adanya Green Building Council Indonesia di Bali, pembangunan di Bali khususnya di sektor pariwisata akan lebih terukur. Saat ini kita akui memang sudah keluar dari konsep lingkungan dan budaya,"ujarnya.
Pria yang akrab dipanggil COk Ace ini menyatakan, akan melakukan sosialisasi terkait green building ini di seluruh kabupaten dan kota di Bali untuk mewujudkan pembangunan yang lebih ramah lingkungan. Dengan adanya sosialisasi, diharapkan proses pembangunan khususnya di bidang pariwisata akan lebih terkontrol.
"Kami akan mencoba membuat pilot project (green building) di masing-masing kabupaten, nanti yang lainnya akan meniru. Ini tentu sangat perlu dukungan pemerintah, sehingga nantinya kita harapkan akan terwujud pariwisata yang berkualitas, tidak lagi hanya membangun kamar sebanyak banyaknya, tapi kita akan lebih tekankan kualitasnya. Suka tidak suka, konsep bangunan yang hijau atau ramah lingkungan akan menjadi tren kedepannya dan juga akan menjadi nilai tambah dalam promosi pariwisata,"ujar Cok Ace.[bbn/psk]
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2428 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1934 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026