Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Buka Bersama Kebangsaan, Pastika Tekankan Prinsip Menyama Braya
Selasa, 20 Juni 2017,
22:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang didampingi oleh Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, menghadiri acara Buka Bersama Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Pangdam IX Udayana, bertempat di Pelataran Garuda Wisnu Kencana, Jimbaran, pada Selasa (20/06).
Dalam kesempatan itu, Gubernur Pastika mengungkapkan bahwa Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar, telah merdeka sejak 72 tahun. Namun dewasa ini berbagai peristiwa di berbagai daerah menunjukkan potensi ancaman yang sangat tinggi terhadap persatuan dan kesatuan bangsa mulai dari konflik antar kelompok, sampai pada ancaman radikalisme dan terorisme.
Hal itu menyebabkan kohesi dan persatuan nasional semakin merenggang dan Kebhinekaan yang menjadi kerangka bangsa seakan terkoyak. Untuk itu, Gubernur Pastika yang juga pernah menjabat sebagai Kapolda Bali ini, menekankan agar seluruh masyarakat selalu mengedepankan prinsip menyama braya dalam hidup bermasyarakat.
Menurutnya, Menyama braya merupakan simpul-simpul persatuan yang didalamnya berisi ikatan-ikatan kebersamaan dengan dilandasi oleh rasa saling memiliki serta dengan semangat kekeluargaan antar umat.
Sudut pandang menyama braya tidak hanya sempit pada tatanan keluarga besar pada sebuah garis keturunan semata, namun merupakan bagian dari proses persahabatan secara luas.
"Nyama Hindu, Nyama Islam, Nyama Kristen, Nyama Katolik, Nyama Konghucu dan Nyama Budha kita semua adalah nyama yang berarti saudara, yang harus melindungi, menghormati, mengasihi dan menyayangi satu sama lain sehingga tidak ada ketersinggungan antar nyama ", ujarnya.
Pastika berharap, dengan acara buka puasa yang menghadirkan seluruh umat agama di Bali dan Nusa Tenggara ini bisa memberikan vibrasi positif terhadap keharmonisan hidup bermasyarakat diseluruh Indonesia khususnya di Bali.
Sementara itu, Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Komarudin Simanjuntak mengucapkan terimakasih atas kehadiran seluruh umat beragama yang ada di Bali dan Nusa Tenggara dalam buka bersama kebangsaan kali ini. Ia berharap dengan acara yang menghadirkan sekitar 6000 orang tersebut dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan bermasyarakat di Negara yang heterogen ini.
Ia juga berharap dengan adanya buka puasa kebangsaan seperti ini dapat semakin menumbuhkan rasa saling menghormati dan saling memiliki satu sama lain antar umat beragama. Sehingga tidak ada lagi kecurigaan maupun saling ketersinggungan antar umat, yang mana semua adalah saudara.
"Saya harap dengan duduk bersama kita bisa memahami makna dari yang besar harus melindungi yang kecil, mayoritas menyayangi yang minoritas dan yang kecil menghormati yang besar, jika makna tersebut sudah dipahami maka kedamaian dalam hidup bermasyarakat di negara yang heterogen ini dapat terwujud dengan baik" pungkasnya.
Dalam acara buka puasa yang juga dihadiri oleh Ny. Ayu Pastika dan seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Bali dan Nusa Tenggara, tokoh-tokoh masyarakat dan masyarakat umum dari berbagai daerah secara bersama - sama mengucapkan deklarasi Kebangsaan sebagai bentuk komitmen dalam mempertahankan Pancasila dan Keutuhan NKRI. Seluruh peserta buka bersama juga secara khusuk mendengaarkan ceramah dari Ketua Unit Kerja Persiden Pembinaan Ideologi Pancasila Hj. Said Aqill Shiradj.[bbn/rls/psk]
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026