Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Desa Unggahan Digegerkan Kasus Pelecehan Seksual, Pelaku Diburu Warga Setelah Kabur
Selasa, 27 Juni 2017,
07:38 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Singaraja. Warga di Desa Unggahan Kecamatan Seririt, Senin (26/6) digegerkan dengan perbuatan yang dilakukan PAK (15) warga Dusun Lebah Sari, Desa Unggahan Kecamatan Seririt lantaran melakukan pelecehan seksual terhadap seorang bocah LVA (5) warga Dusun Celagi Desa Unggahan.
Bahkan sejumlah warga memburu remaja itu setelah kabur dari rumahnya sesudah nyaris memperkosa bocah tersebut.
Aksi pelecehan seksual yang dilakukan PAK yang berstatus sebagai pelajar itu diduga akibat pengaruh film porno, sehinga ingin melampiaskan kepada bocah lima tahun yang saat kejadian diajak oleh ibunya memetik cengkeh tidak jauh dari rumah pelaku.
[pilihan-redaksi]
Kapolsek Seririt, Kompol Loduwyk Tapilaha memaparkan aksi yang dilakukan pelaku, di mana awalnya korban yang ikut ibunya untuk memetik cengkeh di dekat rumah tersangka dipanggil dan disuruh oleh tersangka untuk membelikan rokok. Korban pun langsung pergi membelikan rokok tersangka.
“Usai membelikan rokok, korban terus memberikan rokok yang sudah dibelikan. Saat rokok diberikan, tiba-tiba saja pelaku secara spontan langsung membuka celana korban yang berwarna kuning. Tanpa pikir panjang tersangka, langsung memasukan kemaluannya ke alat vital korban,” papar Loduwyk Tapilaha.
Rencana akan memperkosa korban gagal dilakukan karena kemaluan pelaku tidak bisa masuk hingga akhirnya memilih menggunakan jari tangannya yang dimasukan ke alat vital korban sebanyak 1 kali. Korban yang merintih kesakitan langsung menangis, yang kemudian tangisan itu didengar oleh ibu korban.
“Ibu korban langsung menggedor pintu rumah pelaku, lantaran tidak ada respon, paman korban pun langsung mendobrak pintu rumah dan pelaku ini langsung melarikan diri keluar rumah tanpa menggunakan celana dalam,” ujar Kapolsek Seririt.
Sejumlah warga emosi dengan perbuatan yang dilakukan pelaku hingga memburu pelaku, bahkan pelaku nyaris dihajar massa, namun polisi langsung mengamankan pelaku yang masih dibawah umur tersebut dan dibawa ke Mapolsek Seririt untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan Polsek Seririt dalam penanganan kasus yang melibatkan anak-anak itu selanjutnya menyerahkan ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Buleleng
"Kasus ini sudah kami limpahkan ke unit PPA Sat Reskrim Polres Buleleng, baik itu korban, pelaku, sudah kami bawa ke Polres Buleleng untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, prosesnya dilakukan sepenuhnya di Polres," ujar Loduwyk Tapilaha.
Kepala Desa Unggahan, Ketut Nasa mengaku tengah berupaya melakukan langkah-langkah mediasi dengan melibatkan masing-masing keluarga, yang kemudian sepakat untuk menyerahkan penanganan kasus itu ke polisi.
"Dari hasil mediasi kedua belah pihak, akhirnya sepakat kasus ini dilaporkan ke Polisi, namanya juga ini musibah. Ya kalau soal ramai itu, biasa di Desa kami kalau ada sekecil apapun kejadiannya itu, pasti sudah ramai itu. Tapi, sekarang sudah kami serahkan ke Polisi," ungkap Nasa.
Unit PPA Sat Reskrim Polres Buleleng dalam penanganan kasus dugaan pelecehan seksual itu masih melakukan pemeriksaan secara terpisah baik kepada korban dan pelaku termasuk sejumlah saksi-saksi, bahkan proses pemeriksaan dilakukan cepat lantaran melibatkan anak dibawah umur baik pelakunya maupun korban. [mds/wrt]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4636 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026