Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Wawancara Bos Hardys (4): Pailit Karena Terlalu Ekspansif
Sabtu, 18 November 2017,
11:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pengadilan Niaga pada PN Surabaya memutuskan PT.Hardys Retailindo, PT Grup Hardys, milik Ir.I Gede Agus Hardiawan, pailit alias bangkrut. Perhitungan yang kurang cermat dalam pengembangan bisnis, juga menjadi salah satu penyebab tumbangnya grup bisnis milik putra asli Jembrana Bali ini.
"Kami sangat ekspansif dalam rencana mengembangkan jaringan supermarket Hardys, seperti di Ubud, Jalan By Pass IB Mantra, Batubulan, di Ketewel, Dalung, dan akhirnya mangkrak di 12 titik. Sumber (modal) bisnisnya dari uang pinjaman bank, jika uang pinjaman bank ini diam (tidak berkembang bisnisnya), ibarat naik sepeda, jika diam pasti akan "pungkat" (tumbang),"ujarnya.
Gede mengaku, strategi pengembangan bisnis Hardys secara ekspansif ini adalah untuk mengejar target IPO tahun 2020 di Jakarta. Ipo adalah Initial Public Offering (IPO) atau penjualan pertama saham umum sebuah perusahaan.
"Diluar prediksi, ekonomi global lesu, kami tidak menyangka ini akan ikut berdampak pada dunia retail. Masyarakat berhemat, sementara bisnis online juga merajalela,"ujarnya.
Dengan semakin menguatnya bentuk bisnis online, Gede menyatakan bisnis retail konvensional pasti akan bertumbangan.
"Apalagi saat ini pengusaha bisnis online seperti Jack Ma (pemilik Alibaba.com) sudah ekspansi ke Indonesia dengan membeli Tokopedia senilai Rp 14 triliun, Jack Ma juga tengah mengembangkan bisnis online hingga ke tingkat desa, marketnya dan modalnya sangat besar, jadi yang masih bisnis secara konvensional pasti akan "game" (berakhir)," ujar Gede.[bbn/psk/bersambung di tautan berikut]
Baca juga:
Part I : Memang Benar Kami Pailit
Part II : Utang Rp2,3 T
Part III : Bangkrut Karena Daya Beli Turun
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5937 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4653 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026