Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pilgub Bali 2018, Gubernur Pastika Minta Semua Pihak Jaga Kondusifitas
Selasa, 9 Januari 2018,
20:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Setelah pada Senin (8/1) meninjau langsung pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018 Wayan Koster bersama Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-ACE) dalam tugasnya selaku pembina kehidupan sosial politik di Bali guna memastikan pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Tahun 2018, Gubernur Bali Made Mangku Pastika Selasa (9/1) siang kembali mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali, guna meninjau proses pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama I Ketut Sudikerta (Dharma-Kerta).
Kepada awak media usai menemui pasangan Dharma-Kerta, Gubernur Pastika menjelaskan alasan dirinya hadir disetiap pendaftaran bakal pasangan calon. Menurut Pastika, sebagai Gubernur dirinya harus netral didalam setiap hajatan pemilihan kepala daerah baik pemilihan Bupati/Walikota ataupun Gubernur.
“Sebagai Gubernur, pimpinan di daerah, wakil pemerintah pusat di daerah saya harus memastikan bahwa proses demokrasi berjalan dengan baik. Saya berharap KPU sebagai penyelenggara bekerja secara professional , independent, tidak memihak dan berlaku jujur serta adil. Kepada semuanya, saya berpesan tidak boleh ada money politik, tidak ada kekerasan, tidak ada black campaign. Kalau menang, harus menang dengan bermartabat, agar rakyat kita menghormati semuanya dengan baik,” ujar Pastika.
Lebih lanjut, Pastika meminta kepada semua pihak untuk ikut menjaga ketertiban dan keamanan Bali agar tetap kondusif. Ia pun berpesan agar jangan sampai terjadi perpecahan hanya karena berbeda pandangan, berbeda pilihan satu sama lain.
“Kita memerlukan stabilitas politik di Bali demi keberlangsungan kehidupan pariwisata, ketenangan hidup kita dan sebagainya. Jangan hanya karena pilkada beda pilihan bisa menyebabkan perpecahan dan putusnya kita menyama braya,” tegasnya.
Terkait dengan euphoria masyarakat yang hadir dengan berbagai pertunjukkan budaya untuk menghantarkan pasangan yang didukungnya, Pastika mengatakan jika hal tersebut sangat bagus. Selain menunjukkan kedewasaan masyarakat dalam berpolitik, hal ini juga dapat dijadikan sebagai ajang kegembiraan dan festival dalam penyaluran aspirasi untuk memilih pemimpinnya kedepan.
“Saya melihat semuanya tertib, ini menunjukkan kedewasaan kita dalam berpolitik. Jadikan moment ini sebagai satu festival, kegembiraan, bahwa kita akan menyalurkan aspirasi memilih pemimpiannya kedepan, itu harus penuh dengan keyakinan dan penuh kerelaan serta kegembiraan,” imbuhnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur Pastika turut didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Provinsi Bali Putu Jaya Suartama serta Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026