Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pasar Murah Bulog Bali Sepi Pengunjung dan Pembeli
Pasar Murah Bulog Bali di Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Kegiatan pasar murah yang digelar Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Provinsi Bali di depan Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan sepi pengunjung dan pembeli. Kegiatan yang bertujuan untuk mengantisipasi harga beras yang melonjak tinggi melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) tersebut tampak lengang di hari pertama pada Rabu ( 31/1/2018)
Stan yang dibuka mulai pukul 08.00 Wita itu selain menjual beras jenis medium, juga menjual gula dan minyak gorang. Berdasarkan pantauan di lokasi, sekitar pukul 08.30 masih sepi. Hal ini disebabkan masyarakat di Tabanan masih disibukkan dengan upacara agama karena operasi pasar hari pertama digelar bertepatan dengan Hari Purnama Kawulu.
Kabag Ekonomi Setda Tabanan, I Gusti Putu Ekayana menerangkan, sepinya pembeli karena masyarakat masih disibukkan dengan Hari Purnama. Namun operasi pasar di Tabanan akan diselenggarakan selama 9 hari. Khusus untuk di Gedung Maria akan diselenggarakan selama 3 hari kedepan. "Ini baru hari pertama, sepinya karena warga masih disibukkan dengan upacara," ujar Ekayana.
Ekayana menjelaskan harga beras jenis medium dalam operasi pasar dijual dengan harga Rp 9.350 per kilogram. Lebih murah dengan harga yang dipasaran mencapai Rp 11.000 per kilogram. Bahkan harga tersebut sudah melebihi dari harga HET sebesar Rp 9.450 dan hampir mendekati harga beras jenis premium sebesar Rp 13.000 sesuai dengan merk. "Untuk itu kami gelar operasi pasar yang sebelumnya bersurat ke BULOG Provinsi Bali," jelas Ekayana.
Operasi pasar di Tabanan berlangsung 9 hari bertempat di tiga titik. Pertama di Gedung Mario, Lapangan Kediri, dan di Pasar Selemadeg. Masing-masing tempat akan berlangsung selama tiga hari. "Operasi pasar yang berlangsung selama 9 hari di Tabanan, Bulog gelontorkan beras jenis Medium ke Tabanan 4,5 ton," ungkapnya.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan