Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Hadiri Rakerdasus, Megawati Panaskan Mesin Partai
Minggu, 4 Februari 2018,
21:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pilkada serentak di Provinsi Bali mendapat perhatian khusus dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Putri Proklamator Ir. Soekarno ini hadir sekaligus membuka Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) dan Konsolidasi Partai di Agung Room Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Minggu (4/2).
Megawati memanaskan ‘mesin’ partai dengan memberikan pengarahan tertutup kepada seluruh peserta. Menurut Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang ikut mendampingi, Ketua Umum Megawati menegaskan kondisi partai di Bali sangat solid.
Rakerdasus dan Konsolidasi Partai kali ini menjadi cukup spesial karena mengahdirkan tiga pasangan calon yang akan bertarung pada Pilkada Serentak 27 Juni 2018. Yaitu pada Pilgub Bali pasangan Wayan Koster-Cok Ace, pasangan Agus Mahayastra-Agung Mayun (Aman) pada pilkada Gianyar dan pasangan Tjok Bagus -Mandia (Bagia) yang akan bertarung pada pilkada Klungkung.
Kegiatan ini juga dihadiri petugas partai yang juga Menteri Koperasi dan UKM AAN Puspayoga, petugas partai di eksekutif Bupati dan Wakil Bupati, pengurus partai di legislatif baik DPR RI, DPRD Bali dan DPRD Kabupaten/Kota se-Bali. Pengurus DPD, DPC, PAC, hingga Ketua-Ketua Ranting se-Bali.
Hasto Kristiyanto mengatakan, Megawati dalam arahannya mengingatkan seluruh jajaran partai agar bergerak ke bawah bersama PAC, Ranting, dan Anak Ranting. Pasalnya, dari PAC hingga Anak Ranting merupakan cermin watak PDI-P yang pro rakyat dan menyatu dengan kekuatan rakyat. “Antara Bung Karno, Pak Jokowi, kemudian Ibu Megawati itu ada satu ciri utama yaitu bergerak untuk rakyat. Itulah yang tadi diperintahkan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri agar seluruh kader PDI Perjuangan benar-benar turun, menangis dan tertawa bersama rakyat,” ujarnya.
Hasto menambahkan, kalau PDI Perjuangan diserang dengan berbagai cara, Megawati juga meminta para kader tetap tersenyum. Sebab, mereka yang bertujuan memecah belah bangsa demi kekuasaan tidak akan mendapat tempat di hati rakyat. Sementara jati diri PDI-P adalah terus menjaga persatuan bangsa. PDI-P tetap kokoh di dalam membumikan Pancasila, kebhinekaan, NKRI dan konstitusi. Hal inipun dikatakan telah mendapat apresiasi dari masyarakat Bali.
“Pilkada ini tujuannya untuk mencari pemimpin untuk rakyat, bukan sekedar persoalan menang dan kalah,” imbuhnya. Berdasarkan survei internal partai, Hasto optimis kader PDI-P di Denpasar cukup solid untuk memenangkan KBS-ACE.
Tiga daerah menjadi perhatian khusus PDI-P Bali jelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali. Ketiganya adalah Klungkung, Karangasem dan Denpasar. Dibanding 6 kabupaten lainnya, perolehan suara di tiga daerah ini hanya dipasang target minumum 60 persen.
Ketua Tim Pemenangan KBS-Ace Provinsi Bali, I Nyoman Giri Prasta mengatakan, rekomendasi PDIP di Bali telah dikawal dengan baik oleh kader. Bahkan kader siap memenangkan pasangan calon yang diusung. Pemetaan kekuatan juga sudah dilakukan hingga tingkat kecamatan dan desa.“Kita sudah pegang 35 kecamatan dengan baik. Selanjutnya kita akan petakan lagi di 22 kecamatan lainnya,” ujarnya.
Sementara di tingkat desa, Giri Prasta mengaku sudah merampungkan pemetaan di 511 dari 716 desa se-Bali. Selanjutnya akan dijalankan operasi senyap (silent operation) dan satu lagi yang disebutnya mission imposible. Namun, mission imposible dikatakan berarti membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin. “Mission imposible itu menggarap Klungkung, Karangasem, dan Denpasar,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPD PDIP Bali I Wayan Koster mengatakan, seluruh jajaran PDIP di Bali saat ini dalam kondisi sangat solid untuk menghadapi Pilkada serentak 2018. Dalam rangka Pilgub Bali 2018, KBS-ACE diusung 4 partai yakni PDIP, PAN, PKPI, dan Hanura, serta didukung PKB dan PPP.
Untuk Pilgub Bali, lanjut Koster, ditargetkan perolehan suara minimum 70 persen. Dengan rincian; Buleleng 80 persen, Jembrana (70), Tabanan (75), Bangli (75), Gianyar (80) dan Badung 75 persen. Sementara 3 kabupaten lain termasuk Kota Denpasar, minimum 60 persen.
“Tidak ada cerita kalah, kalau sampai kalah akan berhadapan dengan AD/ART partai,” tegasnya. Terlebih, lanjut Koster, perolehan suara gabungan PDI-P dengan partai pengusung yang lain mencapai 52,5 persen.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026