Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Gara-Gara Soal "Leteh", Pastika Bacok Kepala Wayan Ruja dengan Arit
Senin, 19 Februari 2018,
07:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
I Wayan Ruja ( 54) menjadi korban penganiayaan saat melintas di pekarangan tetangganya di Banjar Wanasara, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, Minggu pagi (18/2/2018). Ruja ditebas menggunakan arit atau sabit di bagian kepalanya oleh I Ketut Pastika ( 44). Akibatnya bagian kepala kanan Ruja robek sepanjang 10 - 15 centimeter dengann 1 - 1,5 centimeter.
Kapolsek Kota Tabanan Kompol I Gede Made Surya Atmaja membenarkan kasus penganiayaan tersebut. Dimana pelaku saat ini telah diamankan di Polsek Tabanan beserta dengan barang bukti. "Benar adanya penganiayaan itu," ujarnya.
Dikatakan sesuai dengan keterangan awal dari pelaku, pelaku emosi sewaktu melihat korban karena sebelumnya sudah beberapa kali menegur korban agar tidak lewat melalui jalan pekaranganya namun tidak dihiraukan. Sebab perbuatan korban yang sering lewat di areal pekarangan rumah pelaku, dianggap membuat "leteh" atau kotor tanah pekarangan.
"Penyebab pastinya menganggap "leteh" ini masih diselidiki, sebelumnya korban dan pelaku tidak punya dendam," jelasnya.
Masih menurut mantan Kapolsek Baturiti ini, pelaku dan korban tidak ada hubungan keluarga. Rumah keduanya pun tidak satu areal melainkan bertetangga tetapi satu banjar. "Korban sudah sempat dirawat di Rumah Sakit Kasih Ibu tetapi belum tahu apakah masih dirawat, kami masih mendalami kasus," jelasnya.
Pihaknya juga telah turun ke TKP memintai keterangan beberapa saksi, mengamankan barang bukti sebuah sabit dan baju kaos warna putih.” Pelaku sudah kami amankan guna proses selanjutnya,” jelas Kompol Surya Atmaja.
Sementara itu kasus ini dilaporkan ke Polisi oleh I Wayan Sukiana ( 41). Dalam laporanya ke polisi Kasus penganiaan ini terjadi di Gang Jalan keluarga dalam areal pekarangan rumah I Wayan Ruja.
Saat itu sekitar pukul 06.15 Wita. Korban Wayan Ruja saat itu keluar dari halaman rumah Ni Nengah Sutami karena ada keperluan. Sewaktu pulang korban melalui jalan keluarga milik pelaku Ketut Pastika.
Saat itu korban dan pelaku berpapasan tiba-tiba saja pelaku mengayunkan sabit kearah kepala korban sambil mengeluarkan kata - kata "Gara-gara kamu tanah pekarangan saya jadi leteh (kotor)".
Cekcok pun terjadi antara pelaku dan korban. Sehingga mengundang tetangga sekitar berdatangan ke lokasi.
Korban yang didapati tengah terluka dibagian kepala cukup serius langsung diajak pulang oleh tetangganya I Made Wirka (50). Korban kemudian diantar ke Rumah Sakit Kasih Ibu Tabanan.
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3772 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1712 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026