Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ditpolair Polda NTB Patroli di Perbatasan Indonesia-Australia

Rabu, 2 Mei 2018, 08:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabalicom/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Beritabali.com, Lombok. Jajaran Ditpolair Polda NTB, Senin (30/4/2018), melakukan patroli rutin di Pulau Gili Sepatang, yang berbatasan dengan perairan wilayah negara Australia.
 
Propinsi Nusa Tenggara Barat atau NTB memiliki 280 buah pulau. Dua diantaranya adalah pulau induk yakni Lombok dan Sumbawa. Luas total NTB adalah 49.312,19 km2, dimana luas lautnya 29.159.04 km2 atau 59.13% dari luas wilayah Propinsi NTB.
 
Dari ratusan pulau tersebut, tercatat 13 pulau yang merupakan pulau terdepan NTB. Salah satu pulau terdepan tereletak di Samudera Hindia yang berbatasan dengan negara Australia yakni Gili Sepatang. Di peta Google, Pulau Gili Sepatang masih tercatat sebagai Pulau Sophia Louisa.
 
Secara Administratif, Gili Sepatang masuk ke dalam Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Pulau ini mempunyai luas 300 meter2 dan tidak berpenghuni dan merupakan wilayah paling selatan Propinsi NTB.
 
Sebagai bagian dari tanggung jawab, Ditpolair Polda NTB menyambangi Gili Sepatang secara periodik, melakukan patroli di pulau yang berbatasan dengan Australia. 
 
"Persiapan patroli dilakukan sejak dini hari. Perjalanan menuju Gili Sepatang melewati perairan ganas, memakan waktu 2-3 jam perjalanan laut dari Pelabuhan Lembar. Kecepatan kapal patroli antara 25-27 Knot, menghadapi tinggi gelombang laut 2-3 meter, kondisi cuaca tidak menentu, dan kerasnya angin laut menjadi tantangan untuk bisa sampai di Gili Sepatang,"jelas Kasatrolda Dit Polair Polda NTB, AKBP Dewa Wijaya, seijin Dir Polairud Polda NTB AKBP I Made Sunarta, S.E., M.H. 
 
Patroli ke wilayah perbatasan ini berangkat pukul 5.30 Wita dan tiba di lokasi pukul 8 pagi Wita. Setibanya di dekat pulau Gili Sepatang, tim 3 kali memutari pulau dan mencoba masuk pulau untuk mengibarkan bendera merah putih namun tidak menemukan celah karena kondisi laut yang kurang bersahabat.
 
"Tidak mau putus asa, salah satu anggota turun ke laut dan berenang mencoba masuk pulau. Selama 1 jam anggota terombang-ambing di laut, tapi belum juga berhasil masuk pulau. Kondisi alam tidak ijinkan patroli masuk pulau Gili Sepatang, "jelas perwira asal Buleleng Bali ini.
 
Tim patroli akhirnya kembali ke Pangkalan Polair Lembar dan tiba pukul 11 siang di Lembar.[bbn/rls/psk] 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rls



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami