Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 12 Mei 2026
Disdik Provinsi Bali Sesalkan Konvoi Siswa Memakan Korban
Jumat, 4 Mei 2018,
07:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar, Euforia usai pengumuman kelulusan, siswa-siswi masih banyak yang melakukannya dengan konvoi di jalan-jalan protokol. Konvoi tersebut banyak dikeluhkan masyarakat pengguna jalan karena mengganggu ketertiban umum.
[pilihan-redaksi]
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali, TIA Kusuma Wardhani yang dihubungi melalui telepon, Kamis (3/5), mengatakan pihaknya sudah mengeluarkan himbauan agar sekolah-sekolah SMA/SMK melarang siswanya mengganggu ketertiban umum.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali, TIA Kusuma Wardhani yang dihubungi melalui telepon, Kamis (3/5), mengatakan pihaknya sudah mengeluarkan himbauan agar sekolah-sekolah SMA/SMK melarang siswanya mengganggu ketertiban umum.
“Kami dari Dinas Pendidikan Provinsi Bali sudah menghimbau kepada Kepala Sekolah agar menyampaikan kepada siswanya untuk tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum terkait euforia ungkapan rasa syukur atau kegembiraan atas kelulusannya. Lebih baik dengan cara persembahyangan bersama di sekolah,” katanya.
Namun pihaknya tidak menampik masih saja ada siswa yang nekat melakukan corat-coret, dan konvoi sambil kebut-kebutan di jalan, sehingga sampai terjadi kecelakaan.
“Kami ikut menyesal ya. Itu sudah di luar batas pengawasan kami. Namun untuk pembinaan ke depan kami harapkan peran orangtua siswa sangat diperlukan untuk terus melakukan pendampingan kepada siswa. Pihak sekolah juga lebih memperhatikan saat melakukan pengumuman kelulusan,” ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Konvoi siswa-siswi SMA/SMK usai pengumuman kelulusan siswa-siswi SMA/SMK se-Bali yang diumumkan hari ini mengakibatkan beberapa kejadian kecelakaan. Dari pantauan, beberapa siswa korban kecelakaan terpaksa dilarikan ke IGD RSUD Bali Mandara.
Konvoi siswa-siswi SMA/SMK usai pengumuman kelulusan siswa-siswi SMA/SMK se-Bali yang diumumkan hari ini mengakibatkan beberapa kejadian kecelakaan. Dari pantauan, beberapa siswa korban kecelakaan terpaksa dilarikan ke IGD RSUD Bali Mandara.
Hal ini dibenarkan Plt Direktur RS Bali Mandara, dr Bagus Darmayasa yang mengatakan ada tiga pasien yang mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat RSBM akibat kecelakaan.
“Iya, ada tiga pasien kecelakaan masuk. Kami sudah melakukan tindakan sesuai prosedur IGD, dan saat ini masih dalam perawatan intensif,” ujarnya.
Dijelaskannya, dua orang siswa dan siswi dari dua SMK yang berbeda mengalami patah tulang akibat kecelakaan saat konvoi di kawasan Pulau Serangan. Bahkan seorang diantaranya masih tidak mengingat kejadian yang menimpa dirinya dan seorang lagi mengalami patah tulang di jari-jari dan lutut. Pasien lainnya dari salah satu siswa SMA swasta di Denpasar juga mengalami patah tulang kelingking dan harus menjalani operasi.
Salah satu orang tua siswa yang tidak mau disebut namanya menuturkan, anaknya Yoga membonceng temannya Eka berkonvoi bersama di kawasan Serangan. Saat konvoi dengan kecepatan tinggi dan melawan arus terjadilah kecelakaan. Sebagai orangtua, dia ikut menyesalkan kejadian ini. Selain harus mengeluarkan biaya yang sedianya untuk pendaftaran ke jenjang perguruan tinggi, juga memikirkan bagaimana mendaftar jika masih dalam perawatan. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1114 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 877 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 702 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 649 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026