Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Antisipasi Teror Bom, Polda Bali Sempat Amankan Wanita Bercadar
Senin, 14 Mei 2018,
23:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pascaserangan teror bom yang terjadi di Surabaya Jawa Timur, Polda Bali meningkatkan kewaspadaannya dengan menjaga ketat pintu masuk Mapolda Bali, Senin (14/5) sekitar pukul 10.00 Wita. Beberapa pengendara motor dan mobil yang masuk ke Polda Bali diperiksa intensif termasuk barang bawaannya.
Namun, ada pemandangan menarik dari pengamanan tersebut, dimana petugas kepolisian mencurigai seorang wanita bercadar membawa anaknya. Wanita tersebut awalnya terlihat sedang duduk-duduk dipinggir jalan Angsoka, seputaran GOR Ngurah Rai, sekitar pukul 10.00 Wita.
Kemudian, wanita tersebut berdiri dan berjalan menuju ke asrama Polda Bali yang berada persis disamping GOR Ngurah Rai. Petugas kepolisian yang sudah mengamat-amati sejak pagi langsung mengamankannya. Wanita tersebut kemudian diperiksa dan diinterograsi. Namun, setelah digeledah, petugas tidak menemukan benda atau bahan berbahaya.
Selanjutnya, wanita bercadar itu dilepaskan. “Iya benar tadi sempat diamankan. Hanya diperiksa saja dan kemudian dilepas. Tidak ada kaitannya dengan terorisme. Nanti saya koordinasi dulu mengenai identitasnya,” beber Kabid Humas Polda Bali Hengky Widjaja, Senin (14/5/2018).
Petugas kepolisian juga mengamankan pasangan suami istri (pasutri) berinisial WYI (41) dan SLI (30) saat melintas mengendarai motor Vario DK 3520 IG diseputaran Kreneng, Denpasar Timur, sekitar pukul 13.30 Wita. Pasutri asal Jakarta dan tinggal di Jalan Pendidikan Gang Sastara Sidakarya, Sesetan Denpasar itu dicuriga karena mengenakan cadar serta mengendong tas ransel.
Sebelumnya, petugas kepolisian membuntuti pasutri tersebut mengendarai motor hingga ke rumahnya di Sidakarya. Setelah dihadang, petugas kepolisian memeriksa tas ransel pasutri tersebut. Setelah diperiksa, petugas tidak menemukan benda yang dicurigai.
Walhasil, pasutri yang memiliki 4 anak itu tidak terbukti terlibat kelompok teroris. Kepada polisi, sang suami mengaku bekerja sebagai sopir dan sudah lama tinggal di Sidakarya. Mereka tinggal bersama 4 anaknya di rumah sendiri.
Menyangkut diamankannya pasutri bercadar, Kombes Hengky membenarkannya. Dia mengatakan, diamankannya pasutri tersebut sempat viral di media sosial.
“Jadi, apapun yang menjadi berita di media social, wajib di telusuri pihak kepolisian. Setelah diperiksa, mereka tidak terbukti terlibat jaringan teroris,” tegasnya.
Soal penutupan dan pemeriksaan di pintu masuk di Polda Bali, Kombes Hengky mengatakan, penutupan tersebut merupakan bagian dari upaya pengalihan akses, jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Selain itu, perwira melati tiga ini menegaskan penutupan dan pemeriksaan pintu masuk Mapolda Bali berdasarkan hasil video conference dengan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.
“Tadi memang ada video confrence dengan pak Kapolri. Jadi sekalian kami antisipasi saja, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Penutupan cuma satu jam saja, terangnya. [bbn/Spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026