Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Gadget, Tanpa Disadari Menjadi Penggiring Penyakit Psikologis
Sabtu, 19 Mei 2018,
11:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar, Menjadi nomor enam pengguna internet terbanyak di dunia, tentu mencirikan pengguna gadget di Indonesia sangatlah banyak. Tidak diragukan lagi bahwa gadget hampir mendampingi di sebagian hari aktivitas manusia. Misalnya seperti bermain game, membaca berita online, dan membuka media sosial untuk melihat informasi yang diinginkan.
[pilihan-redaksi]
Dalam ilmu psikologi ada dampak positif dan negatif ketika seseorang menggunakan gadget. Seperti saat bermain game, koordinasi mata, pikiran, serta motorik pemain game akan dilatih menjadi lebih baik. Namun, apabila penggunaan gadget tanpa batas waktu akan membuat seseorang menjadi kecanduan dan mempengaruhi mental yang dapat berubah menjadi seseorang yang “anti sosial”.
Dalam ilmu psikologi ada dampak positif dan negatif ketika seseorang menggunakan gadget. Seperti saat bermain game, koordinasi mata, pikiran, serta motorik pemain game akan dilatih menjadi lebih baik. Namun, apabila penggunaan gadget tanpa batas waktu akan membuat seseorang menjadi kecanduan dan mempengaruhi mental yang dapat berubah menjadi seseorang yang “anti sosial”.
“Bermain gadget tidak dilarang, asalkan bisa mengatur waktu dan mendisiplinkan diri. Tapi apabila mojok di kamar keasyikan dengan gadgetnya terus menerus kemungkinan bisa menjadi “anti sosial” yang merasa tidak nyaman berinteraksi dengan orang-orang diluar, timbul kecemasan-kecemasan dalam diri, tidak mampu berinteraksi, dan tidak mampu ketemu real kasus,” kata Psikolog Hari Imam Wahyudi selaku founder Dian Selaras Konsultan Psikologi & Klinik Hipnoterapi.
Nomophobia menjadi salah satu gangguan psikologis yang mungkin sebagian besar orang sudah mengalaminya. Nomophobia adalah gejala dimana seseorang kecanduan dan ketergantungan terus ingin bersama dengan ponselnya. Seperti yang diungkapkan Hari Imam, ketika sebelum tidur dan setelah bangun tidur selalu mencari gadget itu berarti sudah masuk ke dalam gejala nomophobia, dan apabila gadget ketinggalan akan merasa panik. Apabila sudah menjadi kecanduan tidak menutup kemungkinan orang tersebut menjadi psikopat.
“Seseorang yang sudah sangat kecanduan bahkan tidak menutup kemungkinan menjadi psikopat. Ada sesuatu emosi yang tidak tersalurkan, tidak nyaman, tidak menemui harapan yg sesuai, sedikit-sedikit marah kalau sudah sampai addict,” ungkap Hari Imam.
[pilihan-redaksi2]
Kebutuhan menjadi salah satu hal yang membuat seseorang di era teknologi ini terjerumus ke dalam gangguan nomophobia. Hampir sama dengan yang diungkapkan Nada salah satu siswa SMA di Gianyar mengatakan bahwa sebelum tidur dan setelah bangun tidur selalu mencari gadgetnya untuk mengetahui informasi di sekolahnya.
Kebutuhan menjadi salah satu hal yang membuat seseorang di era teknologi ini terjerumus ke dalam gangguan nomophobia. Hampir sama dengan yang diungkapkan Nada salah satu siswa SMA di Gianyar mengatakan bahwa sebelum tidur dan setelah bangun tidur selalu mencari gadgetnya untuk mengetahui informasi di sekolahnya.
“Setelah bangun tidur biasanya mengecek gadget untuk melihat pengumuman di grup sekolah atau pengumuman lainnya. Dan sebelum tidur biasanya gadget saya gunakan untuk melihat media sosial sambil mendengarkan lagu untuk tidur,” jawab Nada.
Selain kesadaran diri si pengguna gadget, Hari Imam juga menambahkan bahwa peran orang tua sangat penting. Hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi gejala nomophobia dari gadget adalah dengan memasang batasan waktu saat menggunakan gadget. Mendorong anak untuk mencari aktivitas lain diluar rumah sehingga dapat berinteraksi dengan banyak orang yang lebih bermanfaat. (bbn/fisipunud/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4641 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026