Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Sanggar Sekdut Bali, Bondres Kocak nan Menohok
Senin, 4 Juni 2018,
23:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. “Biar sepi kene kangguang,” celetuk salah satu seniman bondres. Mereka tetap lucu dan kritis, meski suasana rahinan membikin jumlah khalayak yang datang menipis.
[pilihan-redaksi]
Suka duka menjadi seniman telah menjadi makanan bagi keluarga besar Sanggar Sekdut Bali. Berdiri sejak tahun 2014, I Gede Tilem Pastika yang mengemban tanggung jawab sebagai pimpinan sanggar memahami betul kondisi klise ini.
Suka duka menjadi seniman telah menjadi makanan bagi keluarga besar Sanggar Sekdut Bali. Berdiri sejak tahun 2014, I Gede Tilem Pastika yang mengemban tanggung jawab sebagai pimpinan sanggar memahami betul kondisi klise ini.
“Kami sudah tebak suasananya agak sepi,” terangnya lamban.
Namun, terka Pastika akan minat penonton tak menghalangi dirinya dan para seniman Sanggar Sekdut untuk tampil total. “Kami menyadari kodrat kami sebagai seniman, menyajikan penampilan yang total untuk penonton adalah yadnya,” ujarnya bijak.
Sanggar Sekdut (Sekaa Demen Ulian Tresna) yang tampil di Gedung Ksirarnawa pada Minggu, 3 Juni ini pun mengangkat sebuah cerita yang bertajuk ‘Sekdut Got Talent’. Kisah kocak yang disisipi realita kehidupan ini pun sukses membuat seisi gedung tertawa terbahak-bahak.
“Kisah ini terinspirasi dari bakat-bakat yang sedang viral ditengah masyarakat dan akhirnya dikombinasikan sehingga menjadi Sekdut Got Talent,” ujarnya sembari tersenyum.
Kala sang pewaktu menuju malam yang larut penonton pun datang silih berganti. Keluh sepi salah satu penampil pun tak datang lagi, sehingga dialog-dialog pun dilanjutkan dengan kisah kocak pencarian bakat sampai "bakat" (dapat-red) yang dilakukan Sekdut.
“Raos ngempelin (kata bermakna ganda-red) memang kami selipkan, jadi agak mengecoh dan akhirnya disadari pada akhir pementasan,” tambah Pastika.
Seluruh penampil dengan 3 karakter yang menjadi juri Sekdut Got Talent hingga para peserta Got Talent pun menjadi kombinasi yang pas untuk menghibur berbagai kalangan. Dari bule kanada yang pandai berbahasa Bali hingga sulap kocak mengundang tawa yang tak habis-habisnya.
[pilihan-redaksi2]
Saat peserta Sekdut Got Talent yang ke-9, penonton pun dikejutkan oleh kedatangan sosok Patih Agung dalam drama gong lawas yang dimainkan oleh I Wayan Sugita. Sosoknya yang garang seketika menghilang kala menjadi candaan juri Sekdut Got Talent, salah satunya adalah I Gede Tilem Pastika yang tak lain adalah putra dari I Wayan Sugita. Garapan kocak ini pun ditutup dengan paramasanthi dari bule kanada dengan bahasa Bali alus yang mumpuni. Sontak akhir garapan ini pun dipenuhi tawa dan tepuk tangan para penonton.
Saat peserta Sekdut Got Talent yang ke-9, penonton pun dikejutkan oleh kedatangan sosok Patih Agung dalam drama gong lawas yang dimainkan oleh I Wayan Sugita. Sosoknya yang garang seketika menghilang kala menjadi candaan juri Sekdut Got Talent, salah satunya adalah I Gede Tilem Pastika yang tak lain adalah putra dari I Wayan Sugita. Garapan kocak ini pun ditutup dengan paramasanthi dari bule kanada dengan bahasa Bali alus yang mumpuni. Sontak akhir garapan ini pun dipenuhi tawa dan tepuk tangan para penonton.
Melihat kursi merah gedung Ksirarnawa yang jarang-jarang membuat Kadek Wahyudita pun turut berkomentar. “Masih suasana rahinan makanya cukup sepi,” ujarnya. Meski sepi, sebagai kurator Wahyu pun mengapresiasi totalitas Sanggar Sekdut Bali.
“Murni menghibur dan untuk kedepannya agar bisa diatur kembali dialog lawakannya agar jangan sampai hilang ditengah percakapan,” terangnya pelan. Mengesampingkan semua itu, Sanggar Sekdut telah berhasil menghibur penonton sebelum akhirnya harus kembali menyambut Hari Senin yang padat. (bbn/rls/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2938 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026