Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Menikmati Nasi Babi Guling di Pura Aditya Jaya Rawamangun
Minggu, 29 Juli 2018,
15:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Menjajal menu Kuliner khas tradisional Bali seperti nasi babi guling di luar daerah rasanya agak sulit ditemui jika tidak berbekal rekomendasi dari teman. Namun jika kebetulan di Jakarta tidak sulit menemukan lokasi warungnya, cukup bertandang ke Pura Aditya Jaya Ramawangun, Jakarta Timur, tersedia deretan beberapa warung yang menghidangkan variasi menu khas Bali yang beragam.
[pilihan-redaksi]
Seperti yang ditawarkan oleh Kantin "Jaen" San. Dengan menonjolkan nama "Jaen" atau yang berarti nikmat, kantin yang dikelola oleh Pak Agung Gama ini menyuguhkan menu nasi babi guling lengkap dalam satu porsi. Dari mulai sate lilit dan sate babi, lawar, daging babi dengan campuran bumbu Bali, urutan, kulit babi, tum bali hingga sambel iris khas Bali ditemani dengan siupan kuah sayur nangka yang lezat. Dengan menu komplit tersebut, konsumen cukup membayar satu porsinya seharga Rp30 ribu hingga Rp35 ribu.
Seperti yang ditawarkan oleh Kantin "Jaen" San. Dengan menonjolkan nama "Jaen" atau yang berarti nikmat, kantin yang dikelola oleh Pak Agung Gama ini menyuguhkan menu nasi babi guling lengkap dalam satu porsi. Dari mulai sate lilit dan sate babi, lawar, daging babi dengan campuran bumbu Bali, urutan, kulit babi, tum bali hingga sambel iris khas Bali ditemani dengan siupan kuah sayur nangka yang lezat. Dengan menu komplit tersebut, konsumen cukup membayar satu porsinya seharga Rp30 ribu hingga Rp35 ribu.
.jpg)
Selain menu babi guling, kantin ini juga menyediakan menu lainnya seperti ayam betutu dan ares bebek. Agung Gama yang berasal dari Sibang Kaja, Denpasar ini mengaku telah berjualan di areal Pura Aditya Rawamangun sekitar tahun 1990 lalu. Untuk mendapatkan daging babi sebagai bahan baku, ia menuturkan tidak mengalami kendala karena tersedia di pasar ataupun warung etnis Tionghoa.
"Disini harga untuk daging babi dijual sekitar Rp55 ribu per kilonya," ujarnya belum lama ini di Jakarta.
[pilihan-redaksi2]
Tetapi justru kantin ini tidak berjualan setiap hari, khusus hanya hari Minggu karena justru puncaknya umat Hindu yang datang ke Pura Aditya Rawamangun memang biasanya pada hari itu. Dulu, ia pernah mencoba buka di hari rutin, tetapi memang pengunjungnya tidak sebanyak hari Minggu. Hari libur memang dimanfaatkan umat Hindu yang berdomisili di Jakarta untuk melakukan kegiatan spiritual dan berkumpul bagi sesama umat.
Tetapi justru kantin ini tidak berjualan setiap hari, khusus hanya hari Minggu karena justru puncaknya umat Hindu yang datang ke Pura Aditya Rawamangun memang biasanya pada hari itu. Dulu, ia pernah mencoba buka di hari rutin, tetapi memang pengunjungnya tidak sebanyak hari Minggu. Hari libur memang dimanfaatkan umat Hindu yang berdomisili di Jakarta untuk melakukan kegiatan spiritual dan berkumpul bagi sesama umat.
Seperti yang tampak saat redaksi Beritabali.com berkunjung di Pura Aditya Rawamangun. Pamedek yang tangkil tersebar dari beberapa wilayah di Jakarta. Mereka rata-rata mengunakan pakaian adat sederhana, cukup dengan memakai sarung atau hanya saput saja. Meski demikian kegiatan keagamaan terasa hidup kala beberapa orang yang berada di wantilan pura sedang latihan gong, para pemangku yang sibuk melayani umat dan pamedek yang terlihat khusyuk menghaturkan bhakti.
Pura yang dibangun pada tahun 1972 ini mengalami pembangunan berkala sebanyak 7 tahapan. Peletakan batu pertama dimulai pada tahun 1972, dan baru selesai pada tahun 1997. Pura Aditya Jaya memiliki dua pintu masuk yang pertama di Jalan Daksinapati Raya No 10 dan di pintu Depan Jalan Tol Cawang-Tanjung Priok. (bbn/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026