Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Crane yang Memasang Patung GWK Digunakan untuk Evakuasi Bangkai Truk LPG
Kamis, 2 Agustus 2018,
00:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Proses evakuasi Truk Pertamina yang mengangkut LPG dengan nomor polisi DK 9532 AZ berlangsung dengan penuh kehati-hatian, Rabu ( 1/8). Evakuasi yang dimulai pukul 12.00 wita hingga pukul 17.00 masih berlangsung. Selain menggunakan dua alat berat, proses evakuasi juga menggunakan crane yang digunakan untuk memasang Patung GWK.
[pilihan-redaksi]
Arus kendaraan di jalur Denpasar–Gilimanuk yang merupakan jalur utama padat merayap. Pihak kepolisian memberlakukan buka tutup. Kemacetan pun tidak bisa dihindari. Kemacetan sampai By Pas Ir Soekarno, dan dari arah barat sudah macet sampai Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan.
Arus kendaraan di jalur Denpasar–Gilimanuk yang merupakan jalur utama padat merayap. Pihak kepolisian memberlakukan buka tutup. Kemacetan pun tidak bisa dihindari. Kemacetan sampai By Pas Ir Soekarno, dan dari arah barat sudah macet sampai Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan.
Warga yang ingin melihat proses evakuasi dihalau pihak kepolisian. Bahkan penjagaan melibatkan polisi bersenjata laras panjang. Satu unit mobil pemadam kebakaran tampak siap siaga. Nampak dari proses evakuasi Crane sedang mengotak atik badan truk yang ada dibawah jembatan agar bisa dinaikkan. Mulanya pantat truk tidak kelihatan, sekarang sudah bisa ditarik ke arah utara namun belum bisa dinaikkan karena harus mencari celah.
Nyoman Karbinawa salah satu karyawan PT Sari Dharma Mandiri mengaku memang proses evakuasi sangat sulit. Disamping karena medan sulit, truk yang dievakuasi terlalu berat. Bahkan posisi crane juga tidak di atas jembatan karena medannya tidak memungkinkan. "Kalau posisi crane diatas jembatan kemungkinan agak mudah, tetapi ini disampingnya," jelasnya.
Namun pihaknya berharap dan berusaha evakuasi akan dilakukan hari ini. Meskipun kondisi evakuasi sulit dan batas waktu evakuasi sekitar pukul 18.00 Wita. Jika dilakukan evakuasi sampai malam juga tidak memungkinkan. "Kami berusaha, mudah-mudahan lancar," ungkapnya sembari menjelaskan jika evakuasi juga dibantu oleh dua alat berat.
Proses evakuasi truk LPG yang terjatuh ke dalam jurang Tukad Yeh Nu dengan dua korban jiwa tersebut, dipantau oleh Kapolres Tabanan, AKBP I Made Sinar Subawa. “Kami kerahkan seluruh personil dari Polsek Kerambitan, Shabara, Intel Polres Tabanan. Bahkan pengaman tidak dilakukan hari ini saja, mulai dari jatuhnya truk tersebut sudah dilakukan,” jelasnya. Sedangkan untuk kelancaran evakuasi pihaknya memberlakukan buka tutup arus lalulintas.
[pilihan-redaksi2]
Dikatakan, demi kemananan evakuasi, PT pertamina juga sudah membuat surat pernyataan jika evakuasi yang dilakukan aman karena gas elpiji yang ada truk sudah sedikit. "Pertamina sudah buat pernyataan jika evakuasi aman," tegasnya.
Dikatakan, demi kemananan evakuasi, PT pertamina juga sudah membuat surat pernyataan jika evakuasi yang dilakukan aman karena gas elpiji yang ada truk sudah sedikit. "Pertamina sudah buat pernyataan jika evakuasi aman," tegasnya.
Sementara itu warga yang melintas di lokasi, terpaksa harus mencari jalur alternatif untuk menghidari kemacetan. Dari arah barat yang menuju Denpasar, mencari jalur ke arah kerambitan. Yang bisa tembus di Daerah Sudimara, Kecamatan Tabanan.
Jatuhnya truk LPG Pertamina ke jurang jembatan Tukad Yeh Nu, selain merenggut dua korban jiwa sopir dan kernet truk. Juga mengakibatkan korban luka bakar seorang pengepul barang bekas yang sedang mancing di sekitar lokasi. Saat ini korban masih dirawat di RSUP Sanglah karena mengalami luka bakar 85,5 persen. (bbn/nod/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026