Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Spot Instagrammable di Mataram untuk Membuat Feed Makin Kece
Selasa, 21 Agustus 2018,
09:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Mataram. Traveling tanpa posting di Instagram sekarang memang sepertinya ada yang kurang, ya! Selain untuk berbagi kebahagiaan, unggahan tersebut juga boleh jadi informasi bagi orang lain tentang keberadaan atau kecantikan objek tertentu.
[pilihan-redaksi]
Namun tentu saja, untuk menambah estetika dalam feed Instagram, foto-foto yang ditampilkan pun juga harus punya ‘nilai jual’ tersendiri. Selain permainan editing dan lighting, objek fotonya sendiri pun juga perlu berkualitas. Nah, kalau kamu sedang berkunjung ke Mataram, cobalah mampir ke beberapa spot yang instagrammable ini. Pastikan kamu juga mengambil angle yang tepat agar menonjolkan objek dengan tepat, ya!
Namun tentu saja, untuk menambah estetika dalam feed Instagram, foto-foto yang ditampilkan pun juga harus punya ‘nilai jual’ tersendiri. Selain permainan editing dan lighting, objek fotonya sendiri pun juga perlu berkualitas. Nah, kalau kamu sedang berkunjung ke Mataram, cobalah mampir ke beberapa spot yang instagrammable ini. Pastikan kamu juga mengambil angle yang tepat agar menonjolkan objek dengan tepat, ya!
Kota Tua Ampenan
Seperti kota-kota besar lainnya, Mataram juga punya kawasan kota tua yang dulu menjadi pusat niaga di masa kependudukan Belanda. Wilayah Ampenan menjadi kota pelabuhan yang dibangun pada sekitar tahun 1927 dan berjaya hingga tahun 1970-an. Adapun kata Ampenan sendiri berasal dari kata amben yang dalam bahasa Sasak memiliki arti tempat persinggahan.
Oleh karena menjadi tempat persinggahan berbagai suku bangsa di kala itu, hingga kini pun penduduk yang menghuni kawasan Ampenan juga terdiri dari beragam suku bangsa: Arab, Tionghoa, Banjar, Jawa, Bali, Melayu, dan Bugis. Gedung-gedungnya pun masih kental dengan arsitektur Belanda. Beberapa di antaranya masih beroperasi dengan baik dan difungsikan sebagai perkantoran dan pertokoan.
Taman Sangkareang
Sebenarnya, Taman Sengkareang merupakan taman kota biasa. Letaknya pun persis di pusat kota sehingga sering dijadikan sebagai tempat berkumpulnya komunitas seperti pencinta sepeda. Di titik ini pula, beragam acara besar seperti parade musik, pameran, dan sederet lainnya kerap diselenggarakan.
Salah satu hal yang ikonik dari taman ini adalah air mancur dengan bentuk menyerupai kelopak bunga yang menjulang dan besar. Di antara tetumbuhan lain dan teriknya matahari, gemericik air ini membuat kesan syahdu tersendiri. Kebersihannya pun sangat terjaga, sehingga banyak orang yang berburu foto apik di Taman Sangkareang.
Pura Taman Air Mayura
Mayura berarti merak. Ketika dibangun ratusan tahun yang lalu oleh sang raja, cukup banyak ular yang berkeliaran di pura ini. Untuk menanggulanginya sehingga kegiatan berdoa dapat jadi lebih tenang, maka para penasihat menyarankan sang raja untuk memelihara burung merak. Sejak itu, si burung cantik pun berhasil membantu mengusir ular dari kawasan pura dan menjadikan namanya digunakan hingga kini.
Ada empat buah pura utama yang akan kamu temui di tempat wisata di Mataram sekaligus kompleks peribadatan umat Hindu ini, yakni Pura Gedong, Pura Padmasana, Pura Gunung Rinjani, dan Pura Ngelurah. Taman yang rapi dan teduh pun mengelilingi pura ini, sehingga membuat suasana menjadi begitu sejuk dan tenang.
Islamic Center
Kalau kamu seorang muslim khususnya, jangan lewatkan untuk berkunjung ke Islamic Center. Masjid yang merupakan masjid terbesar di NTB ini mempunyai bentuk bangunan yang mengagumkan. Bangunan megah ini memadukan karakter bangunan tradisional khas Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
[pilihan-redaksi2]
Bangunan ini bukanlah bangunan lama peninggalan zaman dahulu yang kemudian direnovasi. Landmark baru Mataram ini dikerjakan pada masa kepemimpinan Gubernur M. Zainul Majdi di atas lahan seluas 7,6 hektare. Sangat besar, bukan? Bahkan di dalamnya pun, kamu akan menemukan eskalator di dalam masjid saking besarnya, lho!
Bangunan ini bukanlah bangunan lama peninggalan zaman dahulu yang kemudian direnovasi. Landmark baru Mataram ini dikerjakan pada masa kepemimpinan Gubernur M. Zainul Majdi di atas lahan seluas 7,6 hektare. Sangat besar, bukan? Bahkan di dalamnya pun, kamu akan menemukan eskalator di dalam masjid saking besarnya, lho!
Selepas hunting foto, pastikan kamu beristirahat dengan nyaman. Airy Rooms menawarkan berbagai hotel murah di Mataram dengan fasilitas lengkap di setiap kamar, yakni bed yang nyaman dan bersih, AC, TV layar datar, shower air hangat, toiletries, dan koneksi internet serta air minum kemasan gratis. Kamu pun kini bisa memilih penginapan di lokasi terbaik sesuai destinasi liburanmu dengan lebih mudah melalui aplikasi Airy Rooms untuk pengguna Android dan iOS.
Berita Premium
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3772 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1712 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026