Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sekian Lama Diburu, Polisi Tembak Kaki Residivis Kasus Jambret Bule
Selasa, 18 September 2018,
23:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com,Badung. Untuk kesekian kalinya, pejambret asal Karangasem diberikan tindakan tegas oleh aparat kepolisian. Adalah KB alias Dek Mer (21) yang selama ini diburu jajaran Polda Bali dan Polres akhirnya bertekuk lutut ditangan Tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta Utara. Jambret bermuka begis itu terpaksa ditembak kaki kanannya karena melawan dan berusaha kabur, saat dikawal petugas buser.
[pilihan-redaksi]
Menurut Kapolsek Kuta Utara, AKP Johannes Nainggolan didampingi Kanit Reskrim Iptu Androyuan Elim, tersangka KB alias Dek Mer diringkus di rumahnya di Dusun Bungada Desa Tianyar, Karangasem, Jumat (14/9) jam 07.00 Wita. "Saat kami tangkap, dia mencoba kabur dan kami lumpuhkan dengan timah panas di kaki kanannya,” beber Kapolsek, Selasa (17/9).
Menurut Kapolsek Kuta Utara, AKP Johannes Nainggolan didampingi Kanit Reskrim Iptu Androyuan Elim, tersangka KB alias Dek Mer diringkus di rumahnya di Dusun Bungada Desa Tianyar, Karangasem, Jumat (14/9) jam 07.00 Wita. "Saat kami tangkap, dia mencoba kabur dan kami lumpuhkan dengan timah panas di kaki kanannya,” beber Kapolsek, Selasa (17/9).
Perwira asal Sumatera Utara itu menerangkan, tersangka Dek Mer adalah seorang residivis kasus jambret. Dalam aksinya berpura-pura sebagai tukang ojek dan selalu beraksi bersama temannya, berinisial WB alias B (20). “Dia ini residivis dan temannya WB masih kami buru,” ujarnya.
Dijelaskannya, tersangka Dek Mer dibekuk setelah pihaknya menerima laporan dari 4 warganegara asing yang dijambret saat berlibur di Kuta Utara. Keempat bule itu dijambret dengan menggunakan modus yang sama, yakni tersangka menggunakan kedok sebagai tukang ojek lalu mengambil paksa iphone korban saat hendak melihat lokasi melalui Google Map.
Keempat turis itu yakni, turis asal Amerika Serikat, Daydah Clarissa Oninku (30), 29 Februari 2018. Yasmen Maldonado (25), 5 Mei 2018. Al Khamees Husain Mansuur (27), 11 Juni 2018. Wanita asal Jerman, Viktoria Tows (26), 13 September 2018 lalu. "Pengakuan tersangka, ada 9 korban namun saat ini baru empat korban yang melapor. Kami masih mendalaminya," ujar AKP Johannes.
[pilihan-redaksi2]
Hasil interogasi, tersangka mengaku sudah beraksi di 9 TKP yakni dua kali di Jalan Raya Batu Bolong, sekali di Jalan Padang Linjong, dua kali di Jalan Nelayan, sekali di Jalan Raya Canggu jurusan Tanah Lot, sekali di Jalan Pantai Brawa depan Fins Beach, dua kali di Jalan Bidadari, dua kali di Banjar Taman Kerobokan.
Hasil interogasi, tersangka mengaku sudah beraksi di 9 TKP yakni dua kali di Jalan Raya Batu Bolong, sekali di Jalan Padang Linjong, dua kali di Jalan Nelayan, sekali di Jalan Raya Canggu jurusan Tanah Lot, sekali di Jalan Pantai Brawa depan Fins Beach, dua kali di Jalan Bidadari, dua kali di Banjar Taman Kerobokan.
Barang bukti yang diamankan dari tersangka Dek Mer berupa dua buah handphone dan satu unit sepeda motor dengan plat palsu bernomor polisi DK 3331 QW yang dipakai untuk transportasi saat melakukan aksi kejahatan. (bbn/Spy/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2217 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026