Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Musim Kemarau Panjang, 2 Desa di Jembrana Alami Krisis Air Bersih
Jumat, 5 Oktober 2018,
09:47 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com.Jembrana, Ratusan kepala keluarga (KK) di Banjar Katulampo, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya Jembrana sejak dua bulan terakhir mengalami krisis air bersih lantaran musim kemarau berkepanjangan. Selain di Desa Manistutu, krisis air bersih juga terjadi di Desa Warnasari Kecamatan Melaya Jembrana.
[pilihan-redaksi]
Tercatat dari 450 KK di Manistutu, sebanyak 35 KK yang mengalami kekurangan air bersih dikarenakan mereka tidak memiliki sumur maupun ikut dalam kelompok sumur bor. Pasalnya, mereka biasanya sering mandi dan mencari air di sungai, namun saat ini sungai mulai mengering.
Tercatat dari 450 KK di Manistutu, sebanyak 35 KK yang mengalami kekurangan air bersih dikarenakan mereka tidak memiliki sumur maupun ikut dalam kelompok sumur bor. Pasalnya, mereka biasanya sering mandi dan mencari air di sungai, namun saat ini sungai mulai mengering.
Kepala Banjar Katulampo Ketut Sudana Kamis mengakui dari 450 KK ada 35 KK mengalami kekeringan dan sulit mendapatkan air bersih. "Yang 10 KK ikut kelompok sumur bor, yang lainnya punya sumur sendiri sedangkan 35 KK tidak punya sumur dan terkadang minta air di tetangga," ungkap Sudana Kamis (4/10) siang.
Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Ketut Eko Susilo mengatakan, guna mengatasi kekeringan dan kekurangan air bersih di Banjar Katulampo, Desa Manistutu, BPBD Jembrana dipimpin langsung Permana mengirim 2 tangki air bersih ke wilayah tersebut. Per tangki isinya 5.000 liter.
[pilihan-redaksi2]
"Sesuai dengan permintaan aparat Desa untuk minta bantuan air bersih di banjar tersebut kita mengirimkan 2 mobil tangki," jelasnya.
"Sesuai dengan permintaan aparat Desa untuk minta bantuan air bersih di banjar tersebut kita mengirimkan 2 mobil tangki," jelasnya.
Air bersih tersebut, kata dia diperoleh dari hydrant PDAM dimana pihaknya sudah bersurat ke PDAM untuk penyediaan air bersih untuk masyarakat
"Kami tidak mau mengambil air sembarangan karena ini untuk kepentingan masyarakat. Jangan sampai masyarakat kekurangan air bersih untuk keperluan sehari hari," katanya. (bbn/jim/rob)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026