Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ibu Korban Sebut Anaknya Sudah 2 Kali Pernah Diculik Namun Gagal
Selasa, 23 Oktober 2018,
23:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Menurut pengakuan ibu korban kasus penculikan terhadap anaknya yang berusia 17 itu sudah berkali-kali berupaya diculik oleh tersangka Hasan Halhadat (33), namun selalu gagal.
[pilihan-redaksi]
Ibu korban, Jro Wiratni (47) saat ditemui rumahnya di sekitar Denpasar Selatan, Selasa (23/10) mengatakan anaknya sudah dua kali gagal diculik. Pertama sekitar 4 bulan lalu, saat anaknya bermain di lahan kosong dekat gang depan rumahnya. Beruntung, pemilik salon depan rumah melihat ada pria yang berniat membonceng putrinya.
Ibu korban, Jro Wiratni (47) saat ditemui rumahnya di sekitar Denpasar Selatan, Selasa (23/10) mengatakan anaknya sudah dua kali gagal diculik. Pertama sekitar 4 bulan lalu, saat anaknya bermain di lahan kosong dekat gang depan rumahnya. Beruntung, pemilik salon depan rumah melihat ada pria yang berniat membonceng putrinya.
“Untungnya pemilik salon curiga dan menegur pria tersebut untuk membawa kabur anak saya. Pria itu lalu pergi,” terangnya.
Hingga saat itu, Jro Wiratni yang kesehariannya berjualan nasi kuning ini semakin ketat mengawasi putrinya. Namun, kejadian serupa terjadi Senin (22/10) sekitar pukul 17.30 Wita lalu. Pelaku kembali berupaya menculik anaknya. Jro Wiratni menuturkan, ia awalnya datang dari pasar membeli kelapa dan bertemu dengan anaknya tersebut meminta uang jajan. Anaknya kemudian keluar menuju gang rumahnya .
Sekitar 5 menit kemudian, cucunya bernama GD (11) memberitahu bahwa anaknya dibonceng pria gendut ke arah utara atau tepatnya menuju Jalan Pulau Saelus, Pedungan. Kaget mendapat laporan cucunya, Jro Wiratni bergegas mengejar anaknya yang dibonceng pelaku dengan mengendarai motor Miosoul DK 6201 IH. Dari kejauhan Jro Wiratni melihat tersangka Hasan berhenti di Pertamini untuk mengisi bensin eceran di Jalan Pulau Saelus.
“Saya berhenti dan pura-pura bertanya ke pelaku. Pak mau diajak kemana anak ini ? Pelaku mengatakan mau diajak pulang karena tersesat di jalan. Mendengar jawaban pelaku, saya marah dan sempat menampar wajahnya,” katanya dengan nada meninggi.
[pilihan-redaksi2]
Anehnya, usai ditampar, pelaku malah teriak marah-marah. Kemudian saat dimintai KTP dan kartu identitas, pelaku malah mencak-mencak seraya mengaku tidak takut. Ibu korban lantas meneriaki pelaku penculik anaknya. Warga akhirnya berdatangan kemudian mengamankan pelaku dan sempat memukulinya.
Anehnya, usai ditampar, pelaku malah teriak marah-marah. Kemudian saat dimintai KTP dan kartu identitas, pelaku malah mencak-mencak seraya mengaku tidak takut. Ibu korban lantas meneriaki pelaku penculik anaknya. Warga akhirnya berdatangan kemudian mengamankan pelaku dan sempat memukulinya.
“Kata pemilik warung yang jual BBM, pelaku sempat memukul paha dan memaksa anak saya turun dari motor. Anak saya tidak mau, makanya pelaku agak lama di warung itu. Akhirnya pelaku memaksa dengan cara menarik tangan anak saya supaya turun dari motor,” bebernya, seraya mengatakan jika anaknya diiming-imingi minuman ringan hingga mau naik ke motor pelaku. (bbn/spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026