Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 7 Agustus 2026
Gubernur Koster: Yadnya Tidak Ada Besar Kecil, Semua Sudah Ada Tatanannya
Rabu, 24 Oktober 2018,
23:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan sangat mendukung segala upacara pujawali yang sudah dilangsungkan secara turun temurun sebagai sebuah tradisi yang digelar secara periodik sesuai waktu yang telah ditentukan. Ini harus dijaga dan dilestarikan karena sudah disesuaikan dengan tatanan dan tingkatan upacara oleh para leluhur kita sebelumnya.
[pilihan-redaksi]
"Terkait yadnya tidak ada ukuran besar-kecil, semua sudah ada tatanan dan tingkatan yang sudah termuat dalam sastra agama, baik utama, madya, nista dan sebagainya. Jika sudah dilaksanakan sesuai tradisi, saya rasa tidak ada masalah, itulah bentuk kepercayaan yang sudah turun temurun, yang tujuannya adalah untuk memohon kebahagiaan, kesejahteraan dan ketentraman masyarakatnya," ujar Koster usai melaksanakan persembahyangan di Pura Kehen.
"Terkait yadnya tidak ada ukuran besar-kecil, semua sudah ada tatanan dan tingkatan yang sudah termuat dalam sastra agama, baik utama, madya, nista dan sebagainya. Jika sudah dilaksanakan sesuai tradisi, saya rasa tidak ada masalah, itulah bentuk kepercayaan yang sudah turun temurun, yang tujuannya adalah untuk memohon kebahagiaan, kesejahteraan dan ketentraman masyarakatnya," ujar Koster usai melaksanakan persembahyangan di Pura Kehen.
Bertepatan dengan rahina Purnama Kalima yang jatuh pada Budha Paing Landep, Rabu (24/10) Gubernur Wayan Koster menghadiri puncak upacara pujawali di beberapa pura Kahyangan Jagat di Bali, diantaranya di Pura Dalem Balingkang dan Pura Kehen, Kabupaten Bangli, serta di Pura Kentel Gumi, Kabupaten Klungkung. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Koster berbaur dengan masyarakat pengempon dan pemedek melaksanakan persembahyangan bersama guna mendoakan jagat Bali beserta isinya yang harmonis dan sejahtera.
[pilihan-redaksi2]
Bentuk dukungan nyata Koster terhadap pelestarian adat, budaya, tradisi dan agama yang bersumber dari akar kehidupan masyarakat Bali pun dituangkan dalam visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, sehingga masyarakat bisa melaksanakan secara berkesinambungan.
Bentuk dukungan nyata Koster terhadap pelestarian adat, budaya, tradisi dan agama yang bersumber dari akar kehidupan masyarakat Bali pun dituangkan dalam visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, sehingga masyarakat bisa melaksanakan secara berkesinambungan.
Kehadiran Koster di ketiga Pura Kahyangan Jagat tersebut juga turut didampingi pimpinan daerah masing-masing, diantaranya Bupati Bangli Made Gianyar dan Wakil Bupati Sang Nyoman Sedana Arta, serta Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Koster juga berkesempatan menghadiri pujawali di Pura Penataran Pengootan, Kintamani, Bangli. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4244 Kali
02
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1447 Kali
03
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 944 Kali
04
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 876 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 767 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026