Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Nelayan di Karangasem Terima Bantuan 1.081 Unit Mesin Bertenaga Gas LPG
Selasa, 30 Oktober 2018,
22:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com,Karangasem. Deputi bidang sumber daya alam dan jasa Kemenko Kemaritiman Ir Agung, Kuswandono,M A menyerahkan 1.081 unit paket mesin perahu yang terdiri dari converter kit, mesin long tail dan 2 buah tabung LPG kepada para Nelayan yang ada di Kabupaten Karangasem, Selasa (30/10).
[pilihan-redaksi]
Penyerahan mesin dengan bahan bakar Gas LPG ini dilakukan di Pantai Bias Putih, Desa Bugbug, Karangasem. Didampingi oleh Asisten Amalyos, para Nelayan langsung melakukan uji coba dengan memasang mesin bertenaga 6,5 PK tersebut di perahu milik salah satu nelayan.
Penyerahan mesin dengan bahan bakar Gas LPG ini dilakukan di Pantai Bias Putih, Desa Bugbug, Karangasem. Didampingi oleh Asisten Amalyos, para Nelayan langsung melakukan uji coba dengan memasang mesin bertenaga 6,5 PK tersebut di perahu milik salah satu nelayan.
Menurut Amin Ben Gas penemu mesin berbahan bakar Gas LPG yang juga sebagai seorang nelayan ini mengatakan, untuk pemakaian Gas sebagai alternatif bahan bakar awalnya didasari oleh kondisi di tempat tinggalnya yang sulit mendapatkan bahan bakar. Dari sanalah muncul ide untuk mengubah bahan bakar dari BBM ke Gas LPG. Setelah berjalan rupanya penemuannya itu sukses dan terbukti jauh lebih efisiensi dalam penggunaan bahan bakar.
"Untuk 1 buah tabuh LPG, setara dengan penggunaan BBM 15 liter," ujarnya.
Selain irit, penggunaan Gas sebagai bahan bakar dari segi keamanan dipandang lebih baik ketimbang menggunakan minyak. Tenaga yang dihasilkanpun tak kalah dengan BBM, bahkan ketika menghidupkan mesin juga jadi lebih enteng tidak perlu susah payah.
[pilihan-redaksi2]
Sementara itu, Deputi bidang sumber daya alam dan jasa, Kemenko Kemaritiman, Kuswandono mengatakan dengan pembagian motor tempel dan tabung gas ini biaya oprasional para Nelayan bisa ditekan sehingga bisa tetap melaut dengan sedikit biaya.
Sementara itu, Deputi bidang sumber daya alam dan jasa, Kemenko Kemaritiman, Kuswandono mengatakan dengan pembagian motor tempel dan tabung gas ini biaya oprasional para Nelayan bisa ditekan sehingga bisa tetap melaut dengan sedikit biaya.
Menurut salah satu Nelayan penerima bantuan asal Desa Seraya, Komang Dana, untuk kebutuhan sekali melaut dirinya perlu biaya 40 ribu atau 4 liter Bensin. Dengan biaya sebesar itu tentu untuk menutupi biaya oprasional cukup sulit, bahkan terkadang tidak ada hasil sama sekali.
Nah jika diakumulasikan sesuai dengan perhitungan 1 tabung gas setara dengan 15 liter BBM, maka hitungannya 1 tabung bisa untuk 3 kali melaut itu pun masih tersisa. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5936 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026