Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Belasan Band dari Dalam Jeruji Berkompetisi di Bali Prison Music Festival
Selasa, 20 November 2018,
10:03 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sedikitnya 13 band yang semuanya berasal dari warga binaan permasyarakatan (WBP) memastikan diri untuk memacu kreativitas merekas sekaligus berkompetisi dalam even Bali Prison Music Festival 2018 meski di dalam jeruji besi.
Tony Nainggolan selaku Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan – Bali, menggandeng Antida Music Productions untuk membuat even yang pertama kali dihelat ini. Bukan sekadar event biasa, Bali Prison Music Festival 2018 akan menghadirkan band-band yang masih aktif menyandang status narapidana dari sejumlah lapas yang ada di Bali untuk turut berkompetisi dan menggetarkan panggung acara ini.
“Sebelum peringatan Hari Dharma Karya Dhika Kemenkumham, saya telah berbincang dengan beberapa KUPT Provinsi Bali terkait dengan ide ini. Mereka semua kemudian tertarik dan langsung menyepakati hal ini. Adapun awalnya kami berniat untuk merealisasikan acara ini 10 November 2018 dalam rangka merayakan Hari Pahlawan, tetapi ada yang beberapa hal yang membutuhkan peninjaukan kembali, sehingga tanggal 24 November 2018-lah acara ini mendapat kepastian akan berlangsung. Harapan saya semoga acara ini akan berlangsung setiap tahun dan bertumbuh dengan seni sebagai akarnya, sehingga talenta-talenta yang ada di setiap Lapas dapat dikenal dan mampu merambah ke dunia profesional” Ujar Tony Nainggolan dalam pre-interview pada Senin (19/11).
Ada sekitar tiga belas (13) band yang mendaftarkan diri sebagai peserta kompetisi band pada acara ini. Kesepuluh band tersebut merupakan band-band jebolan berbagai Lapas di Bali di antaranya Lapas Kelas II A Kerobokan, Lapas Kelas IIA Bangli, Lapas Tabanan, Lapas Kelas II B Karangasem, Rumah Tahanan Negara Kelas II B – Bangli, Lapas Kelas II B- Singaraja, Rumah Tahanan Negara Kelas II B – Negara, Rumah Tahanan – Klungkung. Tahun ini merupakan tahun pertama acara Bali Prison Music Festival 2018 diselenggarakan di Lapas Kelas II A Kerobokan Bali pada tanggal 24 November 2018 dimulai pukul 10.00 – selesai.
“Memang di tahun ini, konten acara yang dihadirkan oleh Bali Prison Music Festival 2018 tidak begitu variatif, hanya kompetisi band. Tetapi tidak menutup kemungkinan dari sebuah kompetisi band, hal ini ke depannya akan menjadi hal yang lebih besar, dengan konten yang lebih banyak, dan menjadi sebuah festival. Itulah harapan kami bersama, dan terkait dengan itu penamaan Bali Prison Music Festival kami cetuskan.” Ucap Anom Darsana, Pimpinan Antida Music Productions.
Tidak main-main, untuk mendapatkan kualitas juara yang bagus di dalam acara ini, lima orang yang telah mempunyai nama di bidang musik dan kreativitas-pun didapuk untuk menjadi juri di dalam acara ini. Mereka adalah Anom Darsana, Erick EST, JRX SID, Made Adnyana, dan perwakilan dari band Antrabez.
“Bali Prison Music Festival jadi menarik bukan semata karena diadakan di dalam LP, dan pesertanya adalah warga binaan, juga bukan semata ajang untuk unjuk bakat dalam bermusik layaknya festival atau kompetisi musik lain. Lebih dari itu, ini adalah misi kemanusiaan yang memberi kesempatan warga binaan untuk tetap menyalurkan minat dan bakat serta membuktikan mereka juga tetap “manusia yang sama” seperti kita, membutuhkan rekreasi untuk tetap menyemangati jiwa-jiwa yang sementara terbelenggu di balik tembok lapas,” Ucap Made Adnyana selaku Juri dalam acara ini.
Bali Prison Music Festival 2018 didukung sepenuhnya oleh Antida Music Productions, Erick EST dari EST Movie, My Bali Music, XResidivist. Selain mendapatkan Trophy dan uang pembinaan, pemenang pertama kompetisi ini akan mempunyai kesempatan untuk merekam single mereka di Antida Music Studio, dan juga akan dibuatkan satu video klip yang disutradarai dan diedit langsung oleh Erick EST.
Acara semacam ini adalah pertama kalinya diadakan di Indonesia, Lapas Kerobokan Kelas IIA menjadi pioneer akan hal ini. Kini, sejumlah “amunisi” telah disiapkan untuk mewujudkan acara ini menjadi acara yang spektakuler, seperti segala macam kebutuhan sound system, lighting system, stage dan juga man power, sepenuhnya telah disediakan oleh Antida Music Productions agar menambah keseruan acara ini. Bisa jadi, Bali Prison Music Festival 2018 merupakan cerminan dari sebuah perjalanan dengan ribuan kilometer yang dimulai oleh sebuah langkah kecil.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4641 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026