Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 14 Mei 2026
Yadnya Tertinggi dilandasi Semangat Gotong-Royong dan Ketulusan Hati Warga
Rabu, 21 November 2018,
12:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Wakil Bupati Tabanan DR. I Komang Gede Sanjaya menegaskan bahwa Upacara Pitra Yadnya (Ngaben Masal) adalah yadnya yang dilandasi oleh semangat gotong-royong, kekompakkan dan ketulusan hati masyarakat. Tanpa kekompakkan, ketulusan hati dan gotong-royong, akan sulit mewujudkan Karya yang Satwika.
“Semoga apa yang telah dibangun oleh krama disini yang berdasarkan tulus ikhlas atau lascarya dan gotong-royong, dipuput oleh Sulinggih dan disaksikan oleh Murdaning Jagat (Kepala Daerah), itulah yang namanya Yadnya yang Satwika yakni Yadnya Tertinggi” tegas Wabup yang akrab disapa Pak Komang Sanjaya saat memberikan sambutan di hadapan para warga Payangan Medi, Payangan, Marga, Rabu (21/11).
Wabup Sanjaya juga mengapresiasi apa yang telah diperlihatkan oleh masyarakat Payangan Medi. Dikatakannya bahwa sekarang, masyarakat sudah semakin sadar akan pentingnya melaksanakan Yadnya melalui massal atau kebersamaan, apalagi Ngaben Massal saat ini sudah disematkan dalam perarem atau awig-awig Banjar di Tabanan.
“Bayangkan kalau Ngaben kita lakukan sendiri akan menghabiskan kurang lebih puluhan bahkan ratusan juta. Sekarang dilakukan bersama sudah tentu sangat meringankan beban masyarakat, artinya dengan uang Rp. 4 juta kita sudah bisa melaksanakan Yadnya ini,” katanya.
“Maka dari itu saya merasa sangat bersyukur dan bangga melihat masyarakat bersatu dan kompak mendukung program Pemerintah. Kedepan bagaimana caranya kita harus tetap kompak dan bersatu guna mewujudkan pembangunan di masyarakat”, sambungnya.
Sebelumnya Panitia Acara I Wayan Sugiarta menjelaskan bahwa Pengabenan Massal ini diikuti oleh 68 sawa atau arwah, yakni 60 sawa Dewasa dan 8 sawa non dewasa atau Ngelungah. Puncak acara dilangsungkan pada 23 november 2018 mendatang di Setra Adat setempat.
Dijelaskannya juga bahwa masing-masing sawa dewasa dikenai biaya Rp. 4 juta dan ngelungah Rp 300 ribu, dan penghabisan total untuk kegiatan ini adalah kurang lebih Rp.300 juta. Juga dikatakannya nanti dirangkaikan dengan Upacara metatah yang diikuti oleh 9 orang warga Payangan Medi.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Sanjaya didampingi oleh Anggota DPR RI I Made Urip, salah-satu anggota DPRD Tabanan I Wayan Sudiana, Camat Marga dan Perbekel setempat, menyempatkan diri mendoakan semua arwah yang akan diaben 23 nopember mendatang.
Berita Premium
Reporter: Kominfo NTB
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1268 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 981 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 814 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 740 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026