Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Bupati Suwirta Tidak Menyangka Orang Tua Anak Gizi Buruk Teman Karibnya
Sabtu, 15 Desember 2018,
07:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengunjungi Putu Dini Armiawan (14), bocah penderita gangguan pertumbuhan (stunting) dan gizi buruk di Rumah Sakit Sanglah Denpasar jumat (14/12/2018). Putra pertama Wayan Sutama ini merupakan bocah yang sempat viral di media sosial akibat kondisi fisiknya yang memprihatinkan.
[pilihan-redaksi]
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengaku dirinya tidak menyangka kalau orang tua bocah yang viral di dunia maya tersebut adalah teman karibnya dulu ketika masih menjadi pengurus koperasi Srinadi di pasar Galiran. Hal ini terungkap saat bocah tersebut ditemui di sel Cempaka RS Sanglah oleh Bupati Suwirta yang didampingi Ny. ayu Suwirta. Terlihat bocah yang dulu hanya terbaring lemah itu kini kini sudah nampak lebih baik serta mampu duduk di tempat tidurnya.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengaku dirinya tidak menyangka kalau orang tua bocah yang viral di dunia maya tersebut adalah teman karibnya dulu ketika masih menjadi pengurus koperasi Srinadi di pasar Galiran. Hal ini terungkap saat bocah tersebut ditemui di sel Cempaka RS Sanglah oleh Bupati Suwirta yang didampingi Ny. ayu Suwirta. Terlihat bocah yang dulu hanya terbaring lemah itu kini kini sudah nampak lebih baik serta mampu duduk di tempat tidurnya.
Wayan Sutama, orang tua Putu Dini Armiawan berprofesi sebagai pedagang sate di pasar. Kepada Wayan Sutama, Bupati Suwirta pun menyerahkan bantuan sejumlah uang sebagai bekal merawat sang anak serta memberikan dorongan semangat dalam menghadapi cobaan ini. Bupati Suwirta berharap kondisi sang bocah bisa secepatnya membaik sehingga jika memungkinkan supaya dirawat di RS Klungkung yang jaraknya lebih dekat dari tempat tinggal.
Sementara itu Wayan Sutama mengatakan anaknya sudah dirawat di RS sanglah sejak hari jumat (7/12) lalu. Anaknya yang sejak kecil menderita keterbelakangan mental dan stunting, diperparah lagi dengan menderita gizi buruk. Sutama mengaku sempat berobat di RSUD Klungkung namun karena keterbatasan alat medis akhirnya dirujuk ke RS sanglah. Meskipun berteman baik dengan Bupati Suwirta, dirinya mengaku enggan dan malu untuk meminta bantuan kepada orang nomor satu di klungkung tersebut.
[pilihan-redaksi2]
dr. Anik cindy yuliasih yang merupakan dokter jaga di sal Cempaka mengatakan bocah 14 tahun ini mengalami Gizi buruk tipe campuran, tipe yang kondisinya lebih buruk. Pada tipe ini perut penderita mengalami bengkak. dr. Anik cindy yuliasih mengatakan saat ini sedang dilakukan pengobatan menghilangkan bengkak pada perut yang kemudian dilanjutkan dengan fase stabilitasi dan peningkatan berat badan.
dr. Anik cindy yuliasih yang merupakan dokter jaga di sal Cempaka mengatakan bocah 14 tahun ini mengalami Gizi buruk tipe campuran, tipe yang kondisinya lebih buruk. Pada tipe ini perut penderita mengalami bengkak. dr. Anik cindy yuliasih mengatakan saat ini sedang dilakukan pengobatan menghilangkan bengkak pada perut yang kemudian dilanjutkan dengan fase stabilitasi dan peningkatan berat badan.
"Saat awal kedatangannya ke RS sanglah, pasien mengalami bengkang pada perut dengan berat badan 17 KG, namun kini bengkaknya sudah berkurang sehingga berat tubuh pasien pun turun menjadi 14KG, selanjutnya akan dilakukan fase stabilitas dan peningkatan berat badan pasien, " ujar dr. Anik Cindy Yuliasih. (bbn/humasklungkung/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026