Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Klungkung Targetkan 52 Ribu Anak Miliki KIA
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung menargetkan hingga 2020 mendatang sebanyak 52 anak di Kabupaten Klungkung telah memiliki Kartu Identitas Anak (KIA). Target tersebut sebagai bagian dari implementasi kebijakan yang dicanangkan Kementerian Dalam Negeri dan diatur dalam Permendagri Nomor 2 Tahun 2016.
Dengan kartu ini, jumlah anak di Kabupaten Klungkung akan diketahui sesuai pengelompokan usianya. “Dengan kartu ini, saya harapkan saat cross check nanti ada kecocokan data anak dengan fakta di lapangan,” ujar Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta saat peluncuran pelayanan KIA di Lapangan Puputan Klungkung pada Minggu (20/1/2019).
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Klungkung, Komang Darma Suyasa menyebutkan, secara keseluruhan anak yang wajib memiliki KIA di Kabupaten Klungkung sebanyak 52 ribu anak. Namun untuk tahun ini baru bisa disiapkan sebanyak 9 ribu keping kartu.
Anak yang wajib memiliki KIA antara usia 0 sampai 17 tahun. Semua dicetak gratis di Disdukcapil Klungkung. “Sementara kartu masih bisa kami siapkan sebanyak 9 ribu keping dari yang wajib KIA sebanyak 52 ribu anak,” ujar Darma Suyasa.
Beberapa manfaat KIA yakni daftar sekolah, periksa kesehatan, menabung di bank dan membeli tiket. Syarat pembuatan KIA adalah fotocopy akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK) orang tua/wali, KTP orang tua/wali dan anak usia 5-17 tahun menyertakan foto diri mereka.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3329 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 736 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan