Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Dampak Terhambatnya Armada Masuk di TPA , Sampah di TPS Wilayah Denpasar Meluber
Rabu, 13 Februari 2019,
22:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kondisi sampah yang menumpuk di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) bukan karena minimnya jumlah TPS. Namun, semua ini akibat mobilitas armada yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung masih terhambat.
[pilihan-redaksi]
Truk pengangkut sampah ke TPA belum lancar, akibat adanya alat berat yang rusak. Selain itu, luasan areal untuk membuang sampah di TPA semakin menyempit sejak adanya penataan dari pemerintah pusat. Hal ini ditegaskan Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, I Ketut Wisada, saat dikonfirmasi Rabu (13/2).
Truk pengangkut sampah ke TPA belum lancar, akibat adanya alat berat yang rusak. Selain itu, luasan areal untuk membuang sampah di TPA semakin menyempit sejak adanya penataan dari pemerintah pusat. Hal ini ditegaskan Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, I Ketut Wisada, saat dikonfirmasi Rabu (13/2).
Lebih lanjut dikatakan, bila kondisi di TPA sudah berjalan normal, maka semua angkutan sampah dari TPS ke TPA dipastikan lancar. “Ini kendalanya di pengangkutan ke TPA. Bukan karena kurang armada, tetapi karena masuknya ke TPA terhambat,” katanya.
Dikatakan, pelayanan yang telah dilaksanakan selama ini sudah optimal. Bahkan, perubahan penanganan sampah oleh masing-masing swakelola sudah optimal. DLHK dinilai sudah sangat siap dalam penerapan program penghentian pengangkutan sampah dari pinggir jalan ini. Sehingga penerapan pengelolaan sampah berbasis masyarakat seperti halnya swakelola yang dilaksanakan di masing-masing desa dapat terus dimaksimalkan.
Wisada mengatakan untuk menangani pengangkutan sampah dari TPS menuju TPA, DLHK menyiagakan sedikitnya 70 truk angkut yang tersebar di 17 TPS di Kota Denpasar. Namun pihaknya tak menampik bahwa masih banyak laporan masyarakat yang mengatakan pasca adanya penghentian pengangkutan pinggir jalan ini menyebabkan sampah di TPS menumpuk bahkan meluber hingga ke jalan.
“Dari sisi personel, fasilitas dan armada pengangkurtan kita sudah siap, dan itu sudah optimal, mengingat saat volume sampah di Denpasar jumlahnya kurang lebih 800 ton per hari,” paparnya.
Wisada menekankan bahwa sampah yang menumpuk di TPS tersebut bukan karena ketidaksiapan DLHK terkait penghentian pengangkutan pinggir jalan, melainkan adanya permasalahan teknis di TPA. Dimana, saat ini di TPA Suwung sedang dilaksanakan penataan serta fasilitas alat eskavator di TPA Suwung kurang memamadai. Sehingga memungkinkan terjadinya penumpukan kendaraan menuju ke TPA Suwung. Hal ini tentu sangat mempengaruhi sirkulasi pengangkutan yang sudah terpola menjadi sedikit terhambat, khususnya mengenai waktu.
[pilihan-redaksi2]
“Truk sampah harus mengantre jika hendak menuju TPA Suwung, dan itulah yang menjadikan pengangkutan cenderung molor, namun tetap bisa di atasi, hanya saja waktunya agak molor, hal inilah yang menjadikan sampah menumpuk agak lama di TPS,” jelas Wisada.
“Truk sampah harus mengantre jika hendak menuju TPA Suwung, dan itulah yang menjadikan pengangkutan cenderung molor, namun tetap bisa di atasi, hanya saja waktunya agak molor, hal inilah yang menjadikan sampah menumpuk agak lama di TPS,” jelas Wisada.
Wisada berharap masyarakat dapat memaklumi kondisi ini sementara waktu. Hal ini dikarenakan kewenangan akan TPA Suwung terdapat di Pemprov Bali. “Kami berharap masyarkat untuk bersabar dan maklum serta mentaati aturan pembuangan sampah dan ikut serta mengurangi sampah dengan memilah dan mengolah sampah itu sendiri,” ungkapnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026