Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 11 Mei 2026
Viral di Medsos Pengeroyokan di Legian, Ternyata 3 Pelaku Bukan WNA Namun Warga Papua
Kamis, 21 Februari 2019,
22:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Setelah viral di media social (medsos) terkait pengeroyokan di Indomaret di Jalan Legian Kuta, Senin (18/2), Tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta membekuk tiga tersangka di lokasi kejadian. Jika sebelumnya tiga tersangka disebut-sebut warga negara asing, namun ternyata berdasarkan hasil penyelidikan adalah warga Papua yakni RY, WB dan LN.
[pilihan-redaksi]
Menurut Kapolsek Kuta AKP Teuku Ricky Fadlianshah didampingi Kanitreskrim Iptu Putu Ika Prabawa, penangkapan tiga tersangka berawal dari kasus keributan yang sempat viral di medsos. Kejadiannya di Indomaret dekat Monumen Bom Bali Jalan Legian Kuta Badung, Senin (18/2) sekira pukul 08.30 Wita.
Menurut Kapolsek Kuta AKP Teuku Ricky Fadlianshah didampingi Kanitreskrim Iptu Putu Ika Prabawa, penangkapan tiga tersangka berawal dari kasus keributan yang sempat viral di medsos. Kejadiannya di Indomaret dekat Monumen Bom Bali Jalan Legian Kuta Badung, Senin (18/2) sekira pukul 08.30 Wita.
Tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta dipimpin Panit Reskrim Iptu Putu Budi Artama bergerak ke TKP mencari informasi siapa pelakunya. “Di lokasi kami temukan 3 pelaku pengeroyokan dan kami amankan ke Polsek Kuta. Tiga pelaku dalam keadaan mabuk berat. Mereka bukan warga asing tapi asal Papua,” terangnya, Kamis (21/2).
Selain mengamankan tiga tersangka, polisi juga mengamankan kedua korban yakni Fibro Goldy Rimbing (20) tinggal di Jalan Pulau Spiori Denpasar Selatan dan I Putu Arya Oktaviana Jaya (36) asal Perum Bongan Asri di Jalan Mawar, Desa Bongan Pala, Tabanan.
Dari pemeriksaan korban terungkap, pengeroyokan terjadi saat kedua korban duduk di depan Indomaret di Jalan Legian Kuta. Tiba-tiba datang tiga tersangka dalam keadaan mabuk berat dan langsung naik ke lantai 2 Indomaret.
Tak lama kemudian, karena kebelet kencing, korban Putu Arya naik ke lantai 2 hendak ke toilet. Namun setibanya di atas, korban Putu Arya bertengkar tersangka WB. Melihat temannya bertengkar mulut, Fibro mengajak Putu Arya pulang.
Tak dianya, tiba-tiba saja tersangka asal Timika Papua itu marah dan melancarkan pukulan ke arah Putu Arya. Tidak terima temannya dipukul, Fibro berusaha melawan dan membela. Naas, Fibro yang tinggal Jalan Pulau Spiori juga ikut dipukul.
[pilihan-redaksi2]
"Kau puki jangan ikut-ikut," teriak tersangka WB langsung menjotos bibir korban hingga dower dan berdarah.
"Kau puki jangan ikut-ikut," teriak tersangka WB langsung menjotos bibir korban hingga dower dan berdarah.
Tragisnya, di lantai atas tersebut, kedua korban menjadi bulan-bulanan para tersangka. Ketiga pria asal Papua itu mengeroyok korban dengan menggunakan tangan kosong memukul dada dan kepala. Tak hanya itu, para pelaku juga menendang dan menginjak leher kedua korban.
Akibat pengeroyokan itu, korban Fibro mengalami luka robek bengkak pada mulut, luka memar dahi kiri, luka memar pipi kiri, luka lecet dada, luka lecet pangkal tangan kanan, luka lebam di leher belakang. Sedangkan Putu Arya mengalami luka biru lebam pada mata sebelah kiri, luka lebam pada dahi sebelah kiri, hidung berdarah, tulang rusuk terasa sakit. (bbn/Spy/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1073 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 854 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 674 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 629 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026