Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Keluarga Berencana Tidak Sekadar Pembatasan Jumlah Anak dan Kontrasepsi
Kamis, 28 Maret 2019,
21:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menekankan bawa Keluarga Berencana (KB) tidak hanya mengenai pembatasan jumlah anak dan alat kontrasepsi. Namun KB juga menyangkut tentang upaya mewujudkan keluarga yang terencana untuk mewujudkan keluarga yang berkwalitas.
[pilihan-redaksi]
“Program Keluarga Berencana bukan hanya mengenai alat kontrasepsi untuk menghambat atau membatasi jumlah anak, tapi mengatur jarak kelahiran untuk menjaga kesehatan reproduksi serta mewujudkan keluarga terencana dan berkwalitas,” ujar Bupati Suwirta didampingi Ny. Ayu Suwirta selaku Ketua TP PKK Klungkung menerima kunjungan Peserta Temu Kerja Regional Kampung Keluarga Berencana Percontohan dan Pengelola Data dan Informasi Kabupaten/Kota, di Kampung Keluarga Berencana Desa Nyalian kecamatan Banjarangkan,Kabupaten Klungkung, Kamis (28/3).
“Program Keluarga Berencana bukan hanya mengenai alat kontrasepsi untuk menghambat atau membatasi jumlah anak, tapi mengatur jarak kelahiran untuk menjaga kesehatan reproduksi serta mewujudkan keluarga terencana dan berkwalitas,” ujar Bupati Suwirta didampingi Ny. Ayu Suwirta selaku Ketua TP PKK Klungkung menerima kunjungan Peserta Temu Kerja Regional Kampung Keluarga Berencana Percontohan dan Pengelola Data dan Informasi Kabupaten/Kota, di Kampung Keluarga Berencana Desa Nyalian kecamatan Banjarangkan,Kabupaten Klungkung, Kamis (28/3).
Kehadiran rombongan yang berjumlah sekitar 312 orang dari 7 Provinsi ( Jabar, Jogja, Sumut, Sulsel, Gorontalo, NTT dan Papua Barat) ini bermaksud untuk menghadiri acara sosialisasi advokasi dan KIE program KKBPK bersama mitra kerja tahun 2019.
Selain itu dilakukan juga peresmian rumah data (pusat informasi/data2 yg berkaitan dengan program KKBPK) di tiga desa. yaitu Desa Nyalian, Selat, dan Dawan Kaler.
Dalam sambutannya, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengucapkan selamat datang kepada Ketua Tim BKKBN Pusat Drs. Wahidin bersama rombongan. Keberadaaan Kampung KB Desa Nyalian merupakan salah satu dari 5(lima) Kampung KB yang ada di Kabupaten Klungkung.
Antara lain Desa Selat, Desa Dawan Kaler, Desa Dawan Klod dan Desa Batukandik yang merupakan miniature program KKBPK didalam upaya meningkatkan kwalitas SDM melalui pembnerdayaan masyarakat.
Ditambahkan, untuk mempercepat pembangunan, Kabupaten Klungkung telah mengumandangkan gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif (GEMA SANTI) melalui program inovatif masing masing OPD. Beberapa program tersebut diantaranya Gerakan Masyarakat Klungkung Mengajar, Gema Arca, PCS Kris 118, Generasi, Gema Taskin, Gertak Made, Kerja Keras, Promosi Produk Unggulan Berbasis TI, Gema Pekarangan, Bima Juara, Gema Bastari, TOSS, Gema Silantang, Gema Darin, Klungkung Menari, Klungkung Tourism, Gema Sari, Gema Patuh, Gerakan Nasional Revolusi Mental, Hallo BPBD, Bela Nanda, Caling Tanduk, Kawi Smara, Predator, Pitra Bakti, Gema Sabar PBB, Gema Desa Akur serta program yang paling unggulan yaitu Bedah Desa.
“Kedepan dengan pemanfaatan teknologi Informasi, Pemkab Klungkung tengah membangun aplikasi Yowana Gema Santiyang akan seger diluncurkan. Melalui aplikasi ini data sosial, pendidikan ekonomi, dan kesehatan termasuk infrastruktur desa akan terdata lebih akurat dan terinci.” Ujar Bupati yang tengah menjabat untuk periode ke-2.
Sementara Direktur Bina Lini Lapangan BKKBN, Drs. Wahidin, M.Kes justru menepis informasi yang berkembang di Bali saat ini. Katanya, program Kampung KB bukan berarti mengharuskan pasangan suami-istri harus berKB dan memiliki dua anak. Sebaliknya, filosofi Kampung KB justru sangatlah luas. "Saya dapat infomasi seolah-olah Kampung KB harus ikuti KB. Bukan, itu hanya brand tapi sesungguhnya program KB itu holistik. Menyangkut siklus hidup manusia," jelasnya.
[pilihan-redaksi2]
Lebih lanjut disampaikan, program KB juga melingkupi perencanaan dan pendampingan keluarga. Tidak hanya anak-anak, tapi orang tua juga diberikan pendampingan. Utamanya mengenai pola asuh anak. "Setelah anak 2 tahun, ada program Bina Keluarga Balita. Melalui program itu, ibunya atau keluarga dibina tentang pola asuh anak. Kita harapkan dengan diberi edukasi tentang pola asuh ini bisa menciptakan generasi emas," ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, program KB juga melingkupi perencanaan dan pendampingan keluarga. Tidak hanya anak-anak, tapi orang tua juga diberikan pendampingan. Utamanya mengenai pola asuh anak. "Setelah anak 2 tahun, ada program Bina Keluarga Balita. Melalui program itu, ibunya atau keluarga dibina tentang pola asuh anak. Kita harapkan dengan diberi edukasi tentang pola asuh ini bisa menciptakan generasi emas," ujarnya.
Untuk mendukung program-program BKKBN, Wahidin pun mendorong agar pihak desa menyisihkan pemanfaatan dana desa. Menurutnya, sesuai ketentuan, dana desa yang digulirkan oleh pemerintah pusat juga dapat digunakan untuk program KB. Melalui dana tersebut, dirinya berharap para kader KB dan kader Posyandu yang sudah berjuang di lapangan mendapat insentif.
"Mereka (kader KB dan Posyandu), adalah kader yang berjuang. Berikan insentif melalui dana desa. Tapi kebijakan ini sangat ditentukan oleh Perbekel, dan harus dibahas dan Musyawarah Desa (Musdes)," imbuhnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Anggota DPRD Klungkung Wayan Widiana, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Kepala OPD terkait serta sejumlah Perbekel. (bbn/humasklungkung/rob)
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Klungkung
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026