Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Klungkung Libatkan Penyandang Disabilitas Lestarikan Seni-Budaya Melalui Lomba Utsawa Dharma Gita
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Pemerintah Kabupaten Klungkung melibatkan penyandang disabilitas dalam upaya melestarikan atau mengajegkan seni-budaya melalui lomba Utsawa Dharma Gita. Lomba Utsawa Dharma Gita ini juga merupakan penghargaan bagi para penyandang disabilitas atas kreativitasnya.
“Melalui lomba Utsawa Dharma Gita bagi penyandang Disabilitas se-Kabupaten Klungkung kita kobarkan api semangat untuk mengajengkan kesenian budaya Bali,” kata Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Klungkung Made Kasta saat membuka Lomba Utsawa Dharma Gita bagi penyandang Disabilitas se-Kabupaten Klungkung di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya pada Kamis (25/4).
Wabup Kasta berharap agar perlombaan ini bisa dijadikan motivasi kedepan terutama buat penyandang disabilitas agar lebih bersemangat lagi menyalurkan bakat ke jenjang yang lebih tinggi dalam mengikuti lomba. “Jadikan perlombaan ini sebagai ajang untuk memotivasi diri agar kedepan makin bersemangat didalam melakukan segala hal, salah satunya dengan mengikuti perlombaan,” harapnya.
Sementara Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana menyampaikan tujuan dari lomba ini yakni sebagai wadah kreativitas bagi penyandang disabilitas didalam mengapresiasikan bakat dan kemampuannya serta mengajegkan kesenian budaya Bali. Adapun juga jumlah peserta yang mengikuti perlombaan ini sebanyak 11 orang dari masing-masing kecamatan yaitu Kecamatan Nusa Penida 1 orang, Kecamatan Dawan 3 orang, Kecamatan Klungkung 2 orang dan Kecamatan Banjarangkan 5 Orang.[bbn/HumasKlungkung/mul]
Reporter: Humas Klungkung
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun