Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 29 Juni 2026
Penyelenggara Kelelahan, Pleno Pemilu Kecamatan Pupuan Dilanjutkan Pagi Ini
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Rapat pleno Pemilu 2019 di Kecamatan Pupuan-Tabanan, rencananya akan dilanjutkan pada Jumat (26/4) pagi ini. Rapat pleno Pemilu sebelumnya dijadwalkan pada Kamis (25/4) kemarin, namun ditunda karena petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) kelelahan.
Camat Pupuan, I Putu Agus Hendra Manik saat dikonfirmasi membenarkan jika pleno Pemilu di wilayahnya ditunda akibat petugas yang sakit. Petugas yang mengalami kelelahan sudah mendapatkan layanan kesehatan dari Puskesmas setempat. “Sehingga menyebabkan sempoyongan dan kondisi menurun,” kata Agus Hendra Manik pada Kamis (25/4).
Sementara itu Ketua KPU Tabanan I Putu Gede Weda Subawa mengatakan, berdasarkan data ada empat orang yang sakit akibat kelelahan. Bahkan dua di antaranya sempat dirawat inap. "Menurut laporan ada empat orang yang sakit," ungkap Weda.
Adapun empat petugas yang sakit di antaranya petugas linmas di TPS 3 Desa Belatungan Dewa Putu Suariana, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Baturiti Kadek Arnila Dewi, PPK Marga Ni Made Sandiani dan Ketua KPPS TPS 10 Pupuan I Gede Nyoman Sutika. "Mereka sudah mulai membaik," ujar Weda.
Hingga Kamis kemarin logistik pemilu dari lima PPK sudah mulai kembali ke gudang logistik KPU dilapangan tenis Alit Saputra Tabanan. Pergeseran logistik juga mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian.
Lima kecamatan yang sudah menyerahkan logistik pemilu yakni Selemadeg Barat, Selemadeg, Selemadeg Timur, Kerambitan dan Marga. "Setelah rampung pleno tingkat kecamatan, seluruh logistik pemilu bergeser ke gudang KPU, dan rencananya untuk pleno di tingkat kabupaten akan digelar awal bulan Mei," jelas Weda.[bbn/arga/mul]
Reporter: bbn/gus
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun