Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Motor Terseret Ratusan Meter, Kusumawati Lemas dan Gemetar
Selasa, 21 Mei 2019,
22:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Kaki dan tangan Ni Komang Kusuma Wati (23) asal Dusun Muntig, Desa Tulamben, Kubu, Karangasem ini lemas dan gemetar setelah mendapati sepeda motor Vario Dk 2241 SU yang dikendarinya terseret mobil hingga ratusan meter jauhnya di jalur Amlapura menuju arah Kubu pada Selasa siang (21/05/2019).
Gadis berparas ayu ini menuturkan sebelum peristiwa yang mendebarkan itu terjadi, sepeda motor yang dikendarainya bersama sang ibu terparkir di depan Apotek yang berada di jalan raya Dusun Padangkerta, Karangasem. Saat itu, Kusuma Wati datang ke apotik untuk membelikan kakeknya obat tetes mata.
Sementara dirinya masuk ke dalam apotek, ibunya menunggu di luar duduk di atas trotoar tepat di samping parkir sepeda motornya. Namun beberapa saat kemudian tiba - tiba muncul kendaraan dari arah Amlapura menuju Kubu, Karangasem dan menyambar sepeda motor hingga terseret ratusan meter jauhnya.
"Saya ke apotik mau beli obat untuk kakek, ibu nunggu di luar, untungnya ibu tidak duduk di atas motor," tutur Kusuma Wati.
Insiden ini sontak membuat warga yang berada di dekat TKP seketika berhamburan ke luar untuk memastikan apa yang terjadi, beberapa malah mengira kecelakaan di jalan dan berpikir ada korban jiwa pasalnya sepeda motor sampai terseret hingga ratusan meter.
Parahnya, kendaraan yang menyeret sepeda motor Kusuma justru tetap injak gas sampai sepeda motor itu lepas sendiri dari seretan mobil jenis Taruna tersebut. Di satu sisi ketika peristiwa itu terjadi salah seorang kerabat Kusuma menyaksikannya dan langsung mengejar pengendara tersebut hingga berhasil dihentikan sampai didekat wilayah Tirta Gangga Karangasem.
"Ya saya kejar sampai di pertigaan Temega deket Tirta Gangga, saat itu saya temukan mobil sudah berhenti," kata Komang Wirata yang mengejar pengemudi tersebut.
Pengemudi kendaraan Taruna tersebut kemudian dijemput dan dibawa ke TKP. Setelah dijemput pengemudi asal Pejeng, Gianyar bernama I Wayan Wijaya Kusuma (21) itu meminta maaf kepada Kusuma beserta ibunya, dari pengakuan Wijaya, sebenarnya dirinya tau bahwa kendaraanya menyeret sepesa motor hanya saja karena merasa takut dan panik dirinya tidak berani untuk berhenti.
[pilihan-redaksi2]
"Saya takut dan panik sehingga tidak berani berhenti disana," akunya.
"Saya takut dan panik sehingga tidak berani berhenti disana," akunya.
Ia mengaku kurang konsentrasi ketika mengemudi. Ia menjelaskan di dalam kendaraan ada empat orang penumpang dengan tujuan ke Rumah Pohon, Tulamben, Kubu, Karangasem. Hanya saja ketika di dekat TKP salah satu penumpang yang juga keponakannya mabuk dan muntah. Saat melihat keponakannya itulah dalam sekejap kendaraanya sudah menyambar sepeda motor naas tersebut.
Saat ini, peristiwa kecelakaan tersebut sedang dalam penanganan Satlantas Polres Karangasem. Sementara ibu dan pengendara sepeda motor masih syok dan gemetar. Untuk sepeda motor mengalami kerusakan pada bagian lampu dan deck depan. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5935 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026