Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Jasa Dekorasi Menjadi Usaha Ekonomi Kreatif Menjanjikan di Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar.Dekorasi kini tidak hanya menjadi sebuah hobi, jasa dekorasi telah berkembang menjadi sebuah usaha ekonomi kreatif yang menjanjikan di Bali. Dekorasi menjadi peluang usaha di tengah tren merayakan momen selebrasi yang kini menjadi gaya hidup masyarakat modern.
[pilihan-redaksi]
“Merayakan momen spesial sekarang jadi gaya hidup masyarakat, apalagi di Bali. Sehingga, pastinya membutuhkan dekorasi untuk mempercantik suasana bahkan permintaan terus semakin banyak”, kata pendiri Heaven Flow Decoration, Made Hadi Nugroho saat ditemui di Denpasar pada Minggu (26/5)
Menurut Hadi yang memulai bisnis sejak 2016, jasa dekorasi tidak hanya dibutuhkan oleh kalangan menengah keatas, seperti para pejabat tinggi di Bali. Namun jasa dekorasi juga sangat dibutuhkan oleh kalangan masyarakat umum dan mahasiswa.
Hadi yang kini masih berstatus mahasiswa jurusan ekonomi ini mengakui untuk memulai usaha dekorasi tidak memerlukan modal yang besar, tetapi omset yang dihasilkan sangat menjanjikan. Sebagai contoh, Hadi mengakui mengembangkan bisnis dekorasi hanya bermodalkan uang hasil tabungannya dari menjual party supply sejak 2014 dan saat ini omset yang didapat sekali mendekor dan organize mencapai puluhan juta rupiah.[bbn/unud/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan