Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
50 Koperasi di Tabanan Masuk Kategori 'Sakit'
Kamis, 20 Juni 2019,
08:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Kabupaten Tabanan pada 2019 memiliki 50 koperasi berkategori tidak sehat atau 'sakit'. Hal ini karena mereka tidak menggelar RAT (Rapat Akhir Tahunan) berturut-turut selama dua tahun.
[pilihan-redaksi]
Puluhan koperasi sakit ini pun nantinya akan dibina dan tidak begitu saja dibubarkan. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tabanan, I Made Yasa menjelaskan, Tabanan memiliki 570 koperasi, ada 50 koperasi yang sakit. Diprediksi penyebab koperasi tak sehat karena belum maksimal menyusun laporan keuangan.
Puluhan koperasi sakit ini pun nantinya akan dibina dan tidak begitu saja dibubarkan. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tabanan, I Made Yasa menjelaskan, Tabanan memiliki 570 koperasi, ada 50 koperasi yang sakit. Diprediksi penyebab koperasi tak sehat karena belum maksimal menyusun laporan keuangan.
"Prediksinya secara umum seperti itu,” katanya, Rabu (19/6).
Untuk mengatasi itu, pihaknya telah membentuk tim bersama dengan Dekopin (Dewan Koperasi Indonesia) untuk melakukan pemantauan dan pembinaan terhadap 50 koperasi tersebut.
"Jadi bukan langsung kita bubarkan, melainkan bagaimana kita bina terlebih dulu agar sehat dan aktif kembali, kalau tetap tidak bisa baru dibubarkan," ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Dinas Koperasi dan UKM Tabanan melalui tim pemantau turun langsung untuk menanyakan koperasi bersangkutan terkait kendala yang dihadapi sehingga bisa masuk kategori 'sakit'. Hasil dari monitoring inilah nantinya akan menjadi dasar untuk melakukan pembinaan dan pelatihan apa yang tepat untuk pertumbuhan koperasi di Kabupaten Tabanan.
Dinas Koperasi dan UKM Tabanan melalui tim pemantau turun langsung untuk menanyakan koperasi bersangkutan terkait kendala yang dihadapi sehingga bisa masuk kategori 'sakit'. Hasil dari monitoring inilah nantinya akan menjadi dasar untuk melakukan pembinaan dan pelatihan apa yang tepat untuk pertumbuhan koperasi di Kabupaten Tabanan.
Diakui Kendala pembuatan laporan keuangan ini tidak saja terjadi pada koperasi yang baru berdiri, namun hal sama juga terjadi pada koperasi yang sudah lama beroprasional. Sebab, sistem pencatatan akuntansi juga berubah, sehingga harus dilakukan lagi penyesuaian terhadap sistem yang baru,” tegasnya.
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5957 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2297 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026