Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Wayang Cengblonk Tema Edukasi Kebencanaan bagi Siswa di Wilayah KRB
Minggu, 23 Juni 2019,
11:46 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan edukasi tentang potensi ancaman kebencanaan bagi ratusan anak-anak yang tinggal di kawasan lingkar Gunung Agung pada Sabtu (22/06/2019).
[pilihan-redaksi]
Pengetahuan potensi ancaman bencana ini disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi budaya sadar bencana di SD Negeri 1 Selat, Karangasem. Acara selain pemateri bahasan juga dimeriahkan Wayang Cengblonk untuk mengedukasi 195 orang siswa SDN 1 Selat yang ikut dalam kegiatan tersebut. Acara sosialisasi ini dibuka oleh Rita Rosita selaku bagian Humas BNPB pusat didampingi perwakilan Kalaksa BPBD Provinsi bersama Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa dan sejumlah relawan Pasebaya.
Pengetahuan potensi ancaman bencana ini disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi budaya sadar bencana di SD Negeri 1 Selat, Karangasem. Acara selain pemateri bahasan juga dimeriahkan Wayang Cengblonk untuk mengedukasi 195 orang siswa SDN 1 Selat yang ikut dalam kegiatan tersebut. Acara sosialisasi ini dibuka oleh Rita Rosita selaku bagian Humas BNPB pusat didampingi perwakilan Kalaksa BPBD Provinsi bersama Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa dan sejumlah relawan Pasebaya.
"Tujuan kita untuk memberikan pengetahuan tentang potensi bencana yang ada di karangasem, agar anak anak sadar akan adanya potensi bencana, sehingga siap siaga untuk menghadapi kemungkinan terjadi bencana," kata Rosita membuka kegiatan tersebut.
Budaya sadar bencana merupakan suatu pola hidup yang menyeluruh yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, merasa tahu dan ingat peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan yang disebabkan oleh faktor alam dan non alam sehingga menyebabkan korban jiwa dan kerusakan lingkungan
Wilayah Kabupaten Karangasem sendiri memiliki sejumlah potensi ancaman bencana seperti, Gunung meletus yang tengah terjadi saat ini, Gempa bumi, Kekeringan, Banjir bandang, Tanah longsor, pemanasan global, Tsunami, Kebakaran hutan liar, Puting beliung dan Bencana alam badai atau gelombang pasang.
[pilihan-redaksi2]
Sementara itu, salah seorang siswa, Kadek Dwi Wedari Satya Devi mengaku sangat senang bisa diberikan pengetahuan potensi bencana terutama yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.
Sementara itu, salah seorang siswa, Kadek Dwi Wedari Satya Devi mengaku sangat senang bisa diberikan pengetahuan potensi bencana terutama yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.
Dwi Wedari berasal dari Dusun Bambang Biaung, Desa Duda, Selat, Karangasem yang merupakan wilayah KRB 1 berjalar sekitar 12 kilometer dari puncak kawah Gunung Agung dan beberapa waktu lalu sempat mengungsi ketika status awas Gunung Agung.
Usai membuka dengan memberikan sosialisasi kepada siswa di SDN 1 Selat, kegiatan dilanjutkan dengan simulai kebencanaan yang akan dipusatkan di Lapangan Umum Selat. Kemudian pada malam hari akan diselenggarakan juga pegelaran Wayang Cengblonk yang tentunya dengan tema edukasi kebencanaan. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5946 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2633 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026