Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
2 Tahanan Kabur, Kapolresta Denpasar: Petugas Lalai Tidak Cek Tahanan dan Tertidur
Rabu, 26 Juni 2019,
08:11 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kapolresta Denpasar Kombespol Ruddi Setiawan membenarkan kedua tahanan yang kabur di Pospol Unggasan, yakni Nabil dan Wisnu Wardana merupakan tahanan titipan Polsek Kuta Selatan. Ia pun mengakui, kaburnya dua tahanan akibat kelalaian dua anggota polisi yang saat itu tertidur.
[pilihan-redaksi]
“Yang kabur itu tahanan curanmor dan narkoba. Mereka ditangkap baru sebulan dan dititip di Pospol Unggasan. Sekarang ini anggota masih melakukan pengejaran,” ungkap Kombes Ruddi di sela-sela rilis di Mapolresta Denpasar, Selasa (25/62019).
“Yang kabur itu tahanan curanmor dan narkoba. Mereka ditangkap baru sebulan dan dititip di Pospol Unggasan. Sekarang ini anggota masih melakukan pengejaran,” ungkap Kombes Ruddi di sela-sela rilis di Mapolresta Denpasar, Selasa (25/62019).
Menurutnya, ada dua kelalaian anggota petugas jaga. Pertama, anggota jaga tidak melakukan pengecekan di ruang tahanan. Kedua, anggota jaga tertidur. Sejalan kaburnya dua tahanan, Propam Polresta Denpasar sudah memeriksa kedua petugas jaga tersebut. “Saya sudah perintahkan Propam akan melakukan pemeriksaan,” sebut perwira murah senyum ini.
Diterangkan Kombes Ruddi, dua tahanan itu kabur dengan menggergaji terali besi tahanan disaat petugas jaga sedang tertidur lelap. “Kejadiannya jam 3 pagi, saat itu dijaga dua petugas sedang tertidur,” bebernya.
[pilihan-redaksi2]
Namun ditanya mengapa ada gergaji di sel tahanan? Perwira melati tiga dipundak itu mengatakan inilah kelalaian dari anggotanya. “Kami masih dalami dari mana tersangka mendapatkan alat untuk memotong besi. Kasus ini murni kelalaian anggota,” tegasnya.
Namun ditanya mengapa ada gergaji di sel tahanan? Perwira melati tiga dipundak itu mengatakan inilah kelalaian dari anggotanya. “Kami masih dalami dari mana tersangka mendapatkan alat untuk memotong besi. Kasus ini murni kelalaian anggota,” tegasnya.
Disinggung apakah Kapolsek dan Kanitreskrim juga mendapatkan sanksi ? Ditanya demikian, mantan Kapolres Badung ini belum berkomentar banyak. “Nanti akan ada pemeriksaan dari Propam. Kalau ada unsur kelalaian yang pasti dapat sanksi,” tegasnya. (bbn/Spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5937 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4653 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026