Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Sukses Kampung KB, Jembrana Raih Penghargaan Tertinggi Satyalancana Pembangunan
Minggu, 7 Juli 2019,
22:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com.Jembrana. Berbagai program pembangunan Jembrana di bidang kependudukan dan Keluarga Berencana (KB) mendapat apresiasi dari pemerintah pusat.
[pilihan-redaksi]
Bertepatan dengan Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-26 yang dipusatkan di Banjarmasin Prov. Kalsel, Bupati Jembrana I Putu Artha menerima penghargaan Satya Lancana Pembangunan di bidang Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) pada Sabtu (6/7).
Bertepatan dengan Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-26 yang dipusatkan di Banjarmasin Prov. Kalsel, Bupati Jembrana I Putu Artha menerima penghargaan Satya Lancana Pembangunan di bidang Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) pada Sabtu (6/7).
Penghargaan itu diserahkan Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mewakili Presiden Joko Widodo, sebagai penghargaan tertinggi atas Komitmen dan Dukungan terhadap Program KKBPK kepada kepala daerah.
Teristimewa, karena tahun ini hanya Jembrana menjadi satu satunya kabupaten di Bali yang diberi penghargaan tertinggi dibidang KKBPK ini. Sebelumnya, pada tahun 2016 lalu, Pemkab Jembrana juga menerima penghargaan dalam bidang KB, Manggala Karya Kencana yang diterima Bupati Jembrana I Putu Artha, di Kupang, NTT.

Salah satu sumber kesuksesan program KKBPK di Kabupaten Jembrana yakni kampung KB. Dijelaskan Kadis Pemberdayaan Perempuan Pengendalian Penduduk dan KB Jembrana, Ni Kade Ari Sugianti, bahwa Kampung KB merupakan Program Prioritas Pemerintah Pusat yang bertujuan untuk meningkatakan kualitas hidup individu,keluarga dan masyarakat yang terintegrasi dengan pembangunan sektor lain nya.
Di Jembrana sendiri Kampung KB sudah mulai terbentuk sejak tahun 2016, dimasing-masing kecamatan sebanyak 1 desa. Sampai saat ini (tahun 2019) sudah terbentuk 10 kampung KB.
Program itu juga didukung adanya Penyuluh KB, Petugas Lapangan KB dan para Tenaga Penggerak Kelurahan. Bahkan beberapa kali kampung KB yang ada di Jembrana menjadi studi rujukan bagi daerah-daerah lainnya.
Selain itu, menurutnya berbagai kegiatan juga dilaksanakan guna mendekatkan program KKBPK itu dengan masyarakat. Diantaranya melaksanakan pelayanan KB Keliling guna mendekatkan pelayanan masyarakat, melaksanakan Mobil Unit Penerangan ( Mupen ) sebagai sarana KIE (komunikasi, informasi dan edukasi(massa) melalui pemutaran film, memberikan pengayoman terhadap peserta KB MOP serta dengan memberikan biaya operasional terhadap Kelompok Bina Keluarga Balita.
“Selain itu kami juga mendekati berbagai kelompok masyarakat dengan membentuk Kelompok Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di sekolah-sekolah serta jalur masyarakat lainnya," terang Ari Sugianti.
Bupati Artha, usai menerima penghargaan didampingi Kabag Humas dan Protokol I Made Cipta Wahyudi, sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan pemerintah pusat. Artha berharap kedepan penghargaan ini dapat dipertahankan sekaligus memotivasi percepatan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat atau Keluarga, khususnya di Jembrana.
“Atas nama Pemkab Jembrana, tentunya kami bersyukur atas penghargaan Satya Lencana Pembangunan dari Presiden Republik Indonesia yang diserahkan Menko PMK Puan Maharani. Penghargaan ini merupakan bukti kerja keras dan sinergi antar OPD serta keseriusan kita bersama, baik pemerintah dan masyarakat Jembrana dalam program pembangunan di bidang kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga,“ ujar Artha.
[pilihan-redaksi2]
Artha juga menekankan pentingnya perencanaan dalam sebuah keluarga guna mewujudkan kesejahteraan .
Artha juga menekankan pentingnya perencanaan dalam sebuah keluarga guna mewujudkan kesejahteraan .
"Hidup itu harus direncanakan mulai dari awal pernikahan, sampai memiliki anak. Nah, pemahaman seperti itulah yang sering kami sampaikan dalam program kampung KB," paparnya.
Dalam kesempatan itu, Menteri Kordinator PMK Puan Maharani mengatakan, Harganas yang selalu diperingati setiap 29 Juni, untuk memberikan motivasi kepada masyarakat agar lebih menyadari bahwa keluarga merupakan pondasi yang penting dalam membangun kehidupan yang sejahtera. Pada acara Puncak Peringatan Harganas, pemerintah memberikan Penganugerahan
Tanda Kehormatan dan Tanda Penghargaan Bidang Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga.
"Penganugerahan ini, merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan dukungan yang ditunjukan saudara-saudara yang telah ikut berjasa dalam memajukan program KKBPK,“ tandas Menteri Puan Maharani. (bbn/jim/adv/rob)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026