Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 27 Juli 2026
2 Pemancing Terseret Ombak di Tanah Lot Ditemukan 7 Km dari Lokasi Tenggelam
Kamis, 5 September 2019,
20:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Setelah hilang selama dua hari, dua orang pemancing yang tenggelam di kawasan obyek wisata tanah lot ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
[pilihan-redaksi]
Para korban terdampar sekitar tujuh kilometer dari titik tenggelam saat disapu oleh ombak pada, Selasa (3/9). Korban tenggelam tersapu ombak saat memancing di kawasan wisata tanah lot Wayan Sumiarta, 43 tahun asal Banjar Batanbuah, Desa Beraban, Kecamatan Kediri ditemukan dalam keadaan tak bernyawa pada kamis (4/9) sekitar pukul 06.30 wita di Pantai Pasut, Kecamatan Kerambitan atau sekitar tujuh kilometer sebelah barat dari lokasi tenggelam.
Para korban terdampar sekitar tujuh kilometer dari titik tenggelam saat disapu oleh ombak pada, Selasa (3/9). Korban tenggelam tersapu ombak saat memancing di kawasan wisata tanah lot Wayan Sumiarta, 43 tahun asal Banjar Batanbuah, Desa Beraban, Kecamatan Kediri ditemukan dalam keadaan tak bernyawa pada kamis (4/9) sekitar pukul 06.30 wita di Pantai Pasut, Kecamatan Kerambitan atau sekitar tujuh kilometer sebelah barat dari lokasi tenggelam.
Korban lainnya, I Gede Ketut Artika, 58 tahun asal Banjar Batanpoh, Desa Pandak, Kecamatan Kediri ditemukan terdampar pada hari dan lokasi yang sama sekitar pukul 15.30 WITA.
“Selang waktu sekitar tujuh jam antara penemuan jenazah pertama dan kedua,” kata anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan Arya Suteja.
[pilihan-redaksi2]
Penemuan korban ini sontak menghebohkan warga di sekitar pantai pasut. Korban Wayan Sumiarta ditemukan oleh seorang nelayan, I Made Suanda, 50 tahun saat akan mengecek alat tangkap lobster tradisional atau bubu lobster yang terpasang di laut. “Jenazah kedua ditemukan oleh kerabatnya di dekat saluran air,” ujar Suteja.
Penemuan korban ini sontak menghebohkan warga di sekitar pantai pasut. Korban Wayan Sumiarta ditemukan oleh seorang nelayan, I Made Suanda, 50 tahun saat akan mengecek alat tangkap lobster tradisional atau bubu lobster yang terpasang di laut. “Jenazah kedua ditemukan oleh kerabatnya di dekat saluran air,” ujar Suteja.
Jenazah Wayan Sumiarta langsung dibawa pulang ke rumah duka dengan menggunakan ambulan. Sementara, jenazah I Gede Ketut Artika masih dititip di RS Tabanan hingga menunggu hari baik untuk melakukan upacara ritual. (bbn/tab/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
02
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1945 Kali
03
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1699 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1571 Kali
05
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1519 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026