Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 26 Oktober 2026
2 Pemancing Terseret Ombak di Tanah Lot Ditemukan 7 Km dari Lokasi Tenggelam
Kamis, 5 September 2019,
20:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Setelah hilang selama dua hari, dua orang pemancing yang tenggelam di kawasan obyek wisata tanah lot ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
[pilihan-redaksi]
Para korban terdampar sekitar tujuh kilometer dari titik tenggelam saat disapu oleh ombak pada, Selasa (3/9). Korban tenggelam tersapu ombak saat memancing di kawasan wisata tanah lot Wayan Sumiarta, 43 tahun asal Banjar Batanbuah, Desa Beraban, Kecamatan Kediri ditemukan dalam keadaan tak bernyawa pada kamis (4/9) sekitar pukul 06.30 wita di Pantai Pasut, Kecamatan Kerambitan atau sekitar tujuh kilometer sebelah barat dari lokasi tenggelam.
Para korban terdampar sekitar tujuh kilometer dari titik tenggelam saat disapu oleh ombak pada, Selasa (3/9). Korban tenggelam tersapu ombak saat memancing di kawasan wisata tanah lot Wayan Sumiarta, 43 tahun asal Banjar Batanbuah, Desa Beraban, Kecamatan Kediri ditemukan dalam keadaan tak bernyawa pada kamis (4/9) sekitar pukul 06.30 wita di Pantai Pasut, Kecamatan Kerambitan atau sekitar tujuh kilometer sebelah barat dari lokasi tenggelam.
Korban lainnya, I Gede Ketut Artika, 58 tahun asal Banjar Batanpoh, Desa Pandak, Kecamatan Kediri ditemukan terdampar pada hari dan lokasi yang sama sekitar pukul 15.30 WITA.
“Selang waktu sekitar tujuh jam antara penemuan jenazah pertama dan kedua,” kata anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan Arya Suteja.
[pilihan-redaksi2]
Penemuan korban ini sontak menghebohkan warga di sekitar pantai pasut. Korban Wayan Sumiarta ditemukan oleh seorang nelayan, I Made Suanda, 50 tahun saat akan mengecek alat tangkap lobster tradisional atau bubu lobster yang terpasang di laut. “Jenazah kedua ditemukan oleh kerabatnya di dekat saluran air,” ujar Suteja.
Penemuan korban ini sontak menghebohkan warga di sekitar pantai pasut. Korban Wayan Sumiarta ditemukan oleh seorang nelayan, I Made Suanda, 50 tahun saat akan mengecek alat tangkap lobster tradisional atau bubu lobster yang terpasang di laut. “Jenazah kedua ditemukan oleh kerabatnya di dekat saluran air,” ujar Suteja.
Jenazah Wayan Sumiarta langsung dibawa pulang ke rumah duka dengan menggunakan ambulan. Sementara, jenazah I Gede Ketut Artika masih dititip di RS Tabanan hingga menunggu hari baik untuk melakukan upacara ritual. (bbn/tab/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5862 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4609 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2578 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2218 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2200 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026