Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Canangkan Industri Pertanian 4.0, NTB Terapkan Sistem Irigasi Tetes untuk Bertani
Selasa, 24 September 2019,
22:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Lombok. Dalam rangka mencanangkan industrialisasi di bidang pertanian era 4.0, Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Barat melakukan terobosan baru. Yakni bertani dengan menggunakan sistem irigasi tetes atau teknologi drip irigation guna melipatgandakan hasil pertaniannya.
[pilihan-redaksi]
Di lahan seluas 200 hektar di Dusun Batu Keruk Desa Akar-Akar Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, menjadi lokasi dimulainya penerapan sistem irigasi tetes ini. Di lahan tersebut akan ditanami jagung, yang memiliki potensi besar untuk tumbuh.
Di lahan seluas 200 hektar di Dusun Batu Keruk Desa Akar-Akar Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, menjadi lokasi dimulainya penerapan sistem irigasi tetes ini. Di lahan tersebut akan ditanami jagung, yang memiliki potensi besar untuk tumbuh.
"Ini sebagai langkah awal industrialisasi pertanian di NTB," kata Kepala Dinas Pertanian NTB, Ir Husnul Fauzi, belum lama ini.
Husnul Fauzi mengungkapkan, dipilihnya Kabupaten Lombok Utara sebagai lokasi pertama pencanangan industrialisasi pertanian ini, dalam rangka untuk membantu pemulihan Lombok Utara pasca gempa. Juga untuk meningkatkan kesejahteraan petani yang ada di lahan kering.
"Dengan penggunaan sistem irigasi tetes ini, maka petani yang tadinya hanya bisa panen sekali setahun, menjadi tiga kali setahun," jelasnya.
Selain melibatkan petani, pihak swasta diharàpkan juga turut membantu menyukseskan industrialisasi pertanian di NTB. "Dari pihak swasta nantinya akan memberikan pendampingan kepada petani untuk penggunaan sistem irigasi tetes ini. Sekaligus menampung hasil pertanian petani," tegas Husnul. Di Desa Akar-Akar ini juga sambung Husnul, akan dibangun Learning Center. Yang nantinya akan menjadi pusat pembelajaran bagi siapa saja terkait dengan jagung. Yang tentunya dengan teknologi drip irigation sebagai acuan. (bbn/lom/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2956 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2019 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026