Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
UHA Optimistis Kebangkrutan Thomas Cook Tak Pengaruhi Tingkat Kunjungan Wisman ke Ubud
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ubud Hotel Association (UHA) optimistis bahwa kebangkrutan biro perjalanan wisata tertua di Inggris, Thomas Cook tidak akan mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Ubud. Walaupun beberapa hotel di Ubud merupakan rekanan dan menjalin kerjasama dengan Thomas Cook.
[pilihan-redaksi]
"Royal Pitamaha salah satu hotel yg termasuk dalam kerjasama dengan Thomas Cook, berikut Ubud Village dan beberapa hotel lainya yang kerjasama dengan 3rd partynya via Thomas Cook atau affiliate company distribution," kata Wakil Ketua Ubud Hotel Association Wayan Parka saat dikonfirmasi di Denpasar pada Kamis (4/10).
Parka menyatakan kunjungan wisatawan tidak akan terpengaruh karena di era digital, konsumen atau wisatawan memiliki beragam pilihan untuk tetap melanjutkan liburannya. Wisatawan juga tidak akan tergantung pada satu biro perjalanan wisata.
"Di era Digital seperti saat ini, dimana source terbuka lebar dgn berbagai kemudahannya serta pilihan, saya rasa costumer punya banyak pilihan untuk tetap melanjutkan perjalanan," ungkap pria yang kini menjadi Resort Manager The Sankara, Ubud.
Menurut Para, bukti bahwa kebangkrutan Thomas Cook tidak mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan ke Ubud dapat dilihat dari meningkatnya tingkat hunian hotel. Pada semester pertama tahun lalu tingkat hunian hotel hanya mencapai 70-75%, sedangkan pada semester pertama tahun ini mencapai 85% dan dengan rata-rata lama tinggal mencapai 2-4 hari.
[pilihan-redaksi2]
Sebagai pelaku pariwisata, Parka mengaku sangat terkejut dengan kabar kebangkrutan Thomas Cook. Apalagi Thomas Cook adalah salah satu raksasa Wholesaler dunia dari UK dan sudah berdiri sejak sebelum saya lahir 1841.
"Harapan kita agar masalah ini bisa segera di selesaikan dan pihak Thomas Cook tetap bisa bertanggung jawab terhadap kerugian materi yg dialami oleh pihak Hotels dan paling penting adalah para wisatawan yang sudah memberikan kepercayaan mereka dengan membeli paket wisata lewat Thomas Cook" papar Parka.[bbn/Mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan