Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Bangun Cara Hidup Berbudaya dan Cerdas Hukum, Masyarakat Didorong Pahami Aturan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dalam rangka membangun masyarakat yang berbudaya dan cerdas hukum, penting untuk mendorong masyarakat untuk memahami aturan serta melaksanakan aturan tersebut dengan tertib dan disiplin.
[pilihan-redaksi]
Demikian disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri dan membuka Lomba Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) Tingkat Provinsi Bali Tahun 2019 di Hotel Inna Bali Heritage, Denpasar, Selasa (8/10).
Gubernur Koster mengatakan bahwa untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang tertib hukum, salah satunya caranya adalah bagaimana membangun kesadaran warga agar taat pada aturan dan disiplin melaksanakan aturan. “Di dalam memasuki kehidupan yang modern bahkan tidak saja modern, dari zaman dahulu di zaman tradisional kita memang sudah diberi pengetahuan cara hidup agar kita ini hidup tertib disiplin dengan mengikuti aturan,” katanya.
Menurutnya hal ini semakin penting karena mengingat saat ini tata kehidupan masyarakat demikian kian maju dan kompleks dibarengi pula dengan bertambahnya jumlah penduduk, hingga memunculkan ragam kebutuhan baru. Maka itu, tata kehidupan masyarakat yang tertib dan disiplin semakin diperlukan.
“Ini sesuatu yang harus kita dukung bersama-sama karena ini memang satu cara untuk membangun tata kehidupan yang modern untuk mewujudkan tata kehidupan masyarakat yang berbudaya dan memiliki komitmen untuk memajukan kehidupan yang baik,” kata Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini.
Gubernur berharap lomba ini menjadi media untuk membangun budaya sadar hukum di Bali. Bahkan ia menjanjikan akan memberikan apresiasi khusus jika Bali nantinya kembali bisa juara di tingkat nasional.
[pilihan-redaksi2]
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali Sutrisno mengatakan, lomba ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan di daerah dan secara nasional.
Untuk tahun ini ia mengatakan ada satu kota dan enam kabupaten yang mengikuti kegiatan. Sedangkan dua kabupaten, yakni Tabanan dan Buleleng absen tidak ikut lomba.
“Mudah-mudahan tahun ini bulan November akan dilakukan lomba tingkat nasional lagi di Ancol, juara ini bisa dipertahankan,” kata Sutrisno.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan